Connect with us

Kesehatan

Rumah Sakit Rujukan Genap 85 Buah, Fasilitas Penanganan Covid-19 Di Jatim Bertambah

Published

on

Rumah sakit rujukan genap 85 buah, fasilitas penanganan Covid-19 di Jatim bertambah

Rumah sakit rujukan genap 85 buah, fasilitas penanganan Covid-19 di Jatim bertambah. Gubvernur Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim/ Foto: Ist.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Rumah sakit rujukan genap 85 buah, fasilitas penanganan Covid-19 di Jatim bertambah. Sebanyak 10 rumah sakit di Jatim telah mengajukan diri sebagai rujukan penanganan pasien Covid-19. Dengan penambahan ini otomatis dari 75 rumah sakit rujukan kini menjadi 85 rumah sakit.

“Per hari ini ada tambahan 10 rumah sakit rujukan. Jadi sekarang totalnya ada 85 rumah sakit rujukan di Jatim. Dengan demikian berarti ada total 2.499 ruang isolasi dan ruang observasi di rumah sakit,” jelas Khofifah di Surabaya, Jumat (10/4).

Dari 2.499 ruang isolasi rumah sakit tersebut terdiri atas 61 ruang isolasi bertekanan negatif dengan ventilator; 256 ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator; 533 ruang isolasi tanpa tekanan negatif, 699 ruang pengembangan isolasi tekanan negatif, dan  950 ruang observasi.

“Dengan begitu total bed kita baik yang isolasi maupun non isolasi di 85 rumah sakit rujukan sekarang ada sebanyak 13.957 bed,” ujarnya.

Dengan bertambahnya jumlah rumah sakit rujukan otomatis juga menambah jumlah tenaga medis yang siap melayani masyarakat yang mengalami gejala covid-19.

Ada sebanyak 1.275 orang dokter umum, 191 dokter spesialis paru, 372 dokter penyakit dalam, 227 orang dokter anastesi dan 1.862 total relawan mahasiswa tenaga kesehatan siap melayani pasien Covid-19. Di mana mereka juga dibantu oleh 19.400 orang perawat. Diharapkan dengan sumber daya manusia ini mampu memberikan pelayanan terbaik demi kesembuhan pasien covid-19.

“Ketersediaan layanan rumah sakit rujukan akan menambah kekuatan kita dalam melawan Covid-19. Saya berharap badai Covid-19 ini bisa segera berakhir dan masyarakat kembali hidup sehat dan aman,” ucap mantan mensos ini. (setya/ed. banyu)

Baca Juga:  Pemerintah dan DPR Mulai Pembahasan RUU SDA

Loading...

Terpopuler