Connect with us

Ekonomi

Rizal Ramli: Saya Sudah Capek Jadi Pensehat Presiden!

Published

on

Ekonom senior Indonesia dan mantan Menko Maritim, Rizal Ramli. (Foto: Ricard Andika/NusantaraNews)

NUSANTARANEWS.CO, Karanganyar – Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mengaku dirinya sudah lelah menjadi penasehat presiden. Menurutnya, menjadi penasehat presiden tidak bisa merubah kondisi Indonesia.

“Saya sudah capek jadi penasehat presiden, saya ingin menjadi presiden untuk merubah Indonesia yang lebih hebat,” kata Rizal Ramli Rakernas APKLI 2017 dan Workshop Lima Pilar Revolusi Kaki Lima Indonesia di Tawangmangu, Karang Anyar, Jawa Tengah, Selasa (26/12).

Dalam acara ini, APKLI mengukuhkan Rizal Ramli sebagai begawan ekonomi Indonesia dan Ketua Dewan Pelindung Organisasi tersebut.

Sekjen APKLI, Agus Yusuf menegaskan Rizal Ramli merupakan tokoh revolusioner yang konsisten dan peduli terhadap kebangkitan ekonomi rakyat dan kemandirian ekonomi bangsa Indonesia.

“Tentu kedaulatan ekonomi bangsa Indonesia segera kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi Indonesia. Dan merah putih dan NKRI segera bisa diselamatkan,” tegas Agus.

Sementara itu, di tempat sama Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko menyerukan agar pasar pangan dan sandang dikuasai oleh bangsa sendiri. Pasalnya, pasar menjadi tempat strategis untuk semakin memperkokoh kedaulatan ekonomi bangsa, karena saat ini masih banyak dikuasai kekuatan bangsa asing.

“Pasar kita untuk pangan sandang mestinya kita kuasai,” katanya. (red)

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler