Connect with us

Puisi

Riwayat Jalan Simpang, Puisi Abdul Zaim

Published

on

riwayat, jalan simpang, puisi, abdul zaim, kumpulan puisi, nusantaranews

Ilustrasi – Jalan simpang. (Foto: sejambakmawar/nukhatulistiwa)

Riwayat Jalan Simpang

Jalan-jalan memanjang didepanku
Diantaranya bermuara keselatan
Terbentang luas diatas hamparan kerikil
Bebatuan dan duri duri merintangi
Aku telusuri jalan itu
Sejak semusim yang lalu

Namun
Terlihat jelas bayang wajahmu yang terlihat lugu dan malu
Kini Kian remang cahaya
Mulai mengabur dari pandangan mata

Untaian benang rindu
Tersangkut di silang waktu yang kian menjarak
Keraguanmu telah hanyutkan mimpi-mimpi indahku Kelautan
Semakin jauh dari harapan
Hingga langkahpun
Mulai hilang haluan

Diriku terkapar dijalan simpang
Bagaikan ranting pohon yang patah
Dan jatuh ketanah
Terkulai
Tak berdaya

Loading...

 

 

 

 

 

Penulis: Abdul Zaim, nama pena dari Abdullah Za’iem, bergiat di Sanggar Basmalah, sempat aktif di Mangsen Puisi, siswa kelas X IIS SMA 1 Anuuqayah dan bermukim di Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa Selatan, kelahiran Guluk-guluk Timur, Sumenep, Madura, Jawa Timur

Loading...

Jurnalis dan editor di Nusantara News, researcher lepas. | life is struggle and like in silence |

Terpopuler