Connect with us

Kolom

Remaja dan Budaya Membaca

Published

on

Santri Mambaus Sholihin saat membaca kitab uning/Foto: Dok. darulanshar.wordpress.com

Santri Mambaus Sholihin saat membaca kitab kuning/Foto: Dok. darulanshar.wordpress.com

Penulis: Linda Andayani

Budaya merupakan ciri khas yang melekat pada manusia. Pada hakekatnya budaya menjadi kebiasaan yang terjadi karena dilakukan secara terus menerus sehingga terjadi sesuatu yang disebut sebagai budaya. Manusia adalah salah satu makhluk yang paling sempurna karena dianugerahkan oleh Tuhan berupa akal pikiran dan panca indera. Sebagai manusia yang berakal kita harus bisa memanfaatkan dengan sebaik mungkin. Akal manusia digunakan untuk berfikir dan mencari informasi untuk mendapatkan ilmu.

Fenomena

Di zaman modern ini teknologi sudah berkembang sangat pesat, di mana dahulu jika ingin mengirim pesan ke luar kota harus mengirim surat lewat kantor pos sampai beberapa hari agar surat itu sampai kepada penerima surat. Sedangkan saat ini mengirim surat sudah tidak lagi menunggu lama-lama agar pesan itu bisa sampai kepada penerima pesan cukup dengan mengetik pesan melalui alat komunikasi elektronik, pesan tersebut bisa sampai kepada penerima pesan dengan hitungan beberapa detik saja. Begitu juga dengan fenomena yang terjadi pada remaja saat ini, mereka yang dahulu ingin mencari informasi harus terlebih dahulu membaca sebuah buku, majalah, koran dan media cetak lainnya agar bisa menemukan sebuah informasi yang ingin mereka ketahui.

Sangat jauh berbeda dengan kondisi saat ini para remaja sangat acuh dengan informasi. Remaja ingin mengetahui informasi dengan cara instan karena dampak negatif dari teknologi salah satunya membuat pengguna menjadi kecanduan. Untuk antisipasi terjadinya generasi muda supaya tidak menjaring korban, maka harus membuat sebuah pergerakan nyata untuk merubah pola berfikir mereka.

Remaja harus sadar bahwa segala sesuatu yang kita lakukan tidak semudah membolakbalikan tangan. Jika kita ingin sesuatu maka harus butuh sebuah perjuangan yang tidak sedikit. Banyak yang harus kita korbankan untuk mendapatkannya.

Baca Juga:  TKN Sebut Ibu Jokowi Aktivis Muslimat NU dan Ayahnya Ahli Wirid

Para tokoh berbudaya

Lihat saja para tokoh pahlawan Indonesia yang berjuang keras untuk mendapatkan kemerdekaan yang diimpikan rakyat,mereka saling bahu membahu untuk merebut kemerdekaan dari penjajah yang mereka rebut secara paksa dan tidak berperilaku kemanusiaan. Sebagai penerus bangsa kita seharusnya sadar bahwa kita dilahirkan di dunia ini untuk menjaga wilayah NKRI agar tetap menjadi sebuah negara besar.

Sebenarnya remaja mempunyai tanggung jawab besar untuk melestarikan semua kekayaan budaya yang diwarisi oleh nenek moyang kita. Karena sesungguhnya budaya adalah aset terbesar yang mempunyai nilai keindahan yang luar biasa.

Kebudayaan adalah hasil dari cipta, rasa dan karsa manusia. Sebagai suatu pengertian, kebudayaan dapat diartikan sebagai perkembangan kecerdasan akal pada umumnya pada suatu masa atau daerah. Sedangkan menurut ilmu antropologi yang dikemukakan Koentjaraningrat bahwa kebudayaan adalah keseluruhan sistim gagasan tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan manyarakat yang dijadikan milik dari manusia dengan belajar (Shiddiqi,1989: 9 dan Koentjaraningrat, 1979: 193)

Tokoh lainnya di bidang kepenulisan yang terkenal salah satunya adalah H. Habiburrahman El Shirazy. Beliau lahir di Semarang,Jawa Tengah,30 September 1976. Beliau adalah novelis Indonesia. Selain novelis, sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir beliau juga dikenal sebagai sutradara, dai, penyair, sastrawan, pimpinan pesantren, dan penceramah.

Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di Indonesia, tetapi juga di mancanegara seperti Malysia, Singapura, Brunei, Hongkong, Taiwan, Australia, dan komunitas Muslim di Amerika Serikat. Karya-karya fiksinya dinilai dapat membangun jiwa dan menumbuhkan semangat berpretasi pembaca. Di antara karya-karyanya yang telah beredar di pasaran adalah Ayat-ayat Cinta(telah dibuat revisi versi filmnya,2004), Di Atas Sajadah Cinta (telah disinetronkan Trans Tv,2004), Ketika Cinta Berbuah Surga (2005), dan masih banyak lagi karya-karyanya.

Baca Juga:  Selain Dalih Senjata Kimia, Serangan AS dan Sekutu Ditujukan Kepada Presiden Assad

Ketika menempuh studi di Kairo,Mesir, ia pernah memimpin kelompok kajian MISYKATI( Majelis Intensif Islam) di Kairo (1996-1997). Pernah terpilih menjadi duta Indonesia untuk mengikuti “Perkemahan Pemuda Islam Internasional Kedua” yang diadakan oleh WAMY (The World Assembly of Moesle Youth) selama sepuluh hari di kota Ismailia, Mesir (Juli 1996). Ini adalah sebagaian kecil dari inspirasi orang memiliki banyak pengalaman yang seharusnnya kita contoh.

Satu langkah

Kita sebagai insan yang memiliki akal yang beradab harus bisa mengeksplor kemampuan kita dalam menggali sebuah bakat. Kenali diri kita terlebih dahulu,sayangi diri kita dan hargai diri sendiri. Dengan cara demikian maka akan mencetak keunggulan dan kemampuan kita yang terpendam selama ini. Seseorang dalam menggali bakatnya memang berbeda beda dan dengan cara yang menarik.

Setiap orang jika ingin menemukan bakat harus memiliki tekad yang kuat,tangguh dan bertanggung jawab selain itu harus memiliki jiwa pemimpin. Selain itu faktor internal dan eksternal juga menjadi pendukung untuk menunjang kebutuhan kita. Dalam sebuah pencarian bakat kita harus mengenali lingkungan,teman, dan orang-orang hebat di sekitar kita,tanpa kita sadari mereka semua adalah pengaruh baik bagi diri kita karena cara ini salah satu motivasi di dalam diri.

Setiap orang memiliki sebuah bakat yang pastinya di luar akal pikiran kita. Oleh karena itu, jangan pernah minder jika ada orang yang belum terlihat bakatnya. Mungkin bakat tersebut masih dalam proses. Sebuah bakat tidak akan keluar ataupun terlihat di permukaan kalau tidak di cari. Mulailah dari hal yang terkecil mungkin bakat anda adalah sebuah permata yang masih berada di dalam karang di pedalaman lautan luas sehingga bagaimana caranya agar anda bisa mendapatkan berlian itu. Lakukan kegiatan dengan sungguh-sungguh jangan putus asa karena setiap manusia terlahir untuk menjadi seorang pemimpin dan jiwa anda adalah pemimpin bagi diri sendir dan orang lain. Tanamkan pada diri anda bahwa dalam mencari segala sesuatu harus dengan berbudaya dan beradab dengan membaca karena tanpa berbudaya maka anda akan hancur perlahan dan tanpa membaca anda akan musnah di dalam keramaian dan kecanggihan teknologi informasi yang luar biasa.

Baca Juga:  GP Ansor Jepang Resmi Dilantik

*Linda Andayani, lahir di Kebumen, 25 Mei 1998. Ia adalah putri ke empat dari tiga saudara. Ibunya bernama Dasinah dan Ayahnya Mad Mulya. Linda memulai pendidikan di dusunya, di SDN Sidomuyo sampai lulus. SMP-nya ia selesaikan di SMP Negeri 2 Adimulyo. Ia selesaikan SMA-nya di SMA Negeri 1 Petanahan. Sekarang ia melanjutkan studinya di perguruan tinggi IAIN Purwokerto. Fakultas FEBI Jurusan Perbankan Syariah.

Loading...

Terpopuler