Rektor UNKRIS: Kewirausahaan Menjadikan Generasi Muda Produktif dan Mandiri serta Solutif Sebagai Agen Perubahan

Rektor UNKRIS: Kewirausahaan menjadikan generasi muda produktif dan mandiri serta solutif sebagai agen perubahan.
Rektor UNKRIS: Kewirausahaan menjadikan generasi muda produktif dan mandiri serta solutif sebagai agen perubahan.

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Rektor UNKRIS: Kewirausahaan menjadikan generasi muda produktif dan mandiri serta solutif sebagai agen perubahan. Dalam rangka Dies Natalis ke 69, Kampus UNKRIS menyelenggarakan Webinar Nasional Kewirausahaan dengan tema “Produktif Menyikapi Pasca Pandemi Covid 19” pada hari Selasa (30/3).

Dalam acara Webinar tersebut hadir sebagai Narasumber Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia, Bapak Imam Gunawan M.AP dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Perguruan Tinggi Kota Bekasi, Rigel Pawallo, ST.

Bertindak sebagai Moderator dalam acara Webinar tersebut Dr. Susetya Herawati ST. M.Si Ketua Lembaga Pengembangan Kreativitas dan Kebangsaan yang juga Dosen PascaSarjana Magister Ilmu Administrasi.

Acara ini juga dihadiri oleh mahasiswa mahasiswa Unkris, dan mahasiswa mahasiswa dari luar kampus Unkris.

Rektor Universitas Krisnadwipayana Dr. Ir. Ayub Muktiono, M.SiP., CIQaR dalam sambutannya sangat menekankan pentingnya generasi muda itu mampu mandiri. Menurutnya Generasi muda adalah agen pembangunan, kehadirannya harus menjadi solusi.

Melalui Webinar kewirausahaan ini para peserta diajak berfikir kritis, analitis dan mampu memecahkan masalah.

Kedepan generasi muda Indonesia diharapkan mampu menciptakan lapangan kerjanya sendiri, mampu berinovasi, dan berdaya saing.

Unkris sendiri saat ini sangat konsen dalam mendorong generasi muda untuk lebih kreatif, berinovasi yang solutif dengan membentuk lembaga baru yakni Lembaga Pengembangan kreativitas dan Kebangsaan yang saat ini di ketuai oleh Dr. Susetya Herawati ST. M.Si. Dengan harapan selain kuliah dengan pilihan fakultasnya, mahasiswa Unkris diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dirinya pada bidang minat dan bakatnya.

Kewirausahaan akan mendorong mahasiswa memiliki mindset terbuka dan karakter yang tangguh, kuat, dan selalu memiliki ide dan gagasan untuk keluar dari permasalahan secara mandiri.

Baca Juga:  Buruh Jatim Protes Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Kenaikan Iuran BPJS

Senada dengan Rektor, Bapak Imam Gunawan Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Kemenpora menyatakan pentingnya pemuda memiliki ketangguhan (resilience) melalui mindset yang benar, positive thinking, “berdialog dengan krisis”, kreatif dan produktif.

Dikatakan Iman bahwa, ladang krativitas pemuda dapat tercermin pada jiwa kepemimpian yang mampu menyelesaikan masalah, menjadi pelopor, dalam arti pemuda mampu berpartisipasi terhadap kebijakan-kebijakan yang mendukung pergerakan dalam pembangunan, dan mampu menciptakan nilai nilai baru untuk tercapainya kemandirian pemuda.

Lebih lanjut Imam juga menyampaikan, wirausaha muda adalah Insan yang memiliki kemampuan dalam mengenali dan mengelola diri, serta mengindentifikasi berbagai peluang dan mengelola sumber daya di sekitarnya secara kreatif untuk menciptakan nilai tambah bagi diri sendiri dan lingkungannya secara berkelanjutan.

“Peluang wirausaha itu terjadi sejak distribusi, produksi dan konsumsi, tinggal di sisi mana pemuda Indonesia mau mengambil peran tersebut. Produktif itu bukan semata-mata dilihat dari bagimana menghasilkan barang atau jasa tetapi juga produktif dari cara pandang dan cara berpikir kita, kata Iman

Sedangkan Rigel Pawallo ketua HIPMI PT mengatakan bahwa generasi muda kita harus berani dan mau melakukan apapun yang kita pikirkan, apapun yang kita idekan, karena sesuatu itu akan terjadi jika kita melakukannya. Sebaik apapun ide bisnis atau rencana bisnis yang kita miliki, jika tidak dijalankan atau dikerjakan maka tidak akan pernah menjadi usaha apalagi menjadi sukses, urainya.

Maka mulailah menjalankan usaha yang sudah direncanakan dengan penuh keyakinan dan ketekunan. Menjalankan suatu usaha hingga mencapai sukses, membutuhkan perjuangan dan perjalanan yang cukup panjang serta kerja keras.

Kunci sukses wirausaha muda adalah kreatif, berkolaborasi dan kebermafaatan. Lantas bagimana mahasiswa itu dapat memulai usahanya, Rigel menuturkan bahwa penting untuk mengetahui prioritas, mententukan target, ikuti kegiatan seminar, selalu berfikir positif, pilih bisnis sesuai passion, ikuti perlombaan dan memiliki komunitas.

Baca Juga:  Klaim Banyak Selamatkan Aset Negara, KPK Tangkis Kritik atas Pencegahan

Menutup kegiatan webinar ini, moderator berharap semoga Webinar Nasional Kewirausahaan dengan tema Produktif Menyikapi Pasca Pandemi Covid 19 sebagai rangkaian kegiatan dies Natalis ke 69 UNKRIS dapat menggugah cara pandang, sikap, perilaku, softskill kaum muda sebelum membangun usaha.

Membangun usaha tentu tidak semudah membalik telapak tangan, butuh persiapan dan proses serta waktu panjang. Yang jelas selain diperlukan modal juga mindset yang benar. (ADV/M2).