Connect with us

Mancanegara

Rayakan Keberhasilan Bom Hidrogen, Kim Jong-un Gelar Perjamuan Mewah

Published

on

Perjamuan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un bersama ilmuwan nuklirnya di Pyongyang. (Foto: Rex Shutterstock)

NUSANTARANEWS.CO, Pyongyang – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un terus mendapat perhatian internasional setelah terus-menerus disorot sejak tahun lalu menyusul enam kali uji coba rudal balistik dan rudal nuklirnya.

Pada Sabtu (9/9), Kim Jong-un menyelenggarakan perjamuan mewah bagi para ilmuwan nuklirnya karena telah berhasil melakukan uji coba rudal keenam dan terbesar yang diyakini bom hidrogen. Uji coba bom hidrogen ini menyebabkan terjadinya gempa bumi 6,2 skala richter di Korea Utara.

Pemimpin Korea Utara itu mengatakan telah mengundang pejabat tinggi militer dan partai untuk merayakan perayaan tersebut, termasuk pertunjukan artis dan sesi foto dengannya, menurut kantor berita KCNA.

Perayaan bersama para pejabat tinggi Pyongyang ini bersamaan dengan peringatan ulang tahun ke-69 pendiri Korea Utara Kim Il Sung dan anaknya sekaligus penerus Kim Jong Il pada Sabtu (9/9).

Sementara itu, Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya telah bersiap untuk menghadapi rencana uji coba rudal jarak jauh Korea Utara di sela-sela perjamuan tersebut. Namun, nyatanya uji coba itu tak terjadi, padahal biasanya Kim Jong-un kerap melakukan uji coba rudal balistik tiap akhir pekan.

Loading...

Senin (11/9) Amerika Serikat akan mengadakan sebuah pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB untuk menindaklanjuti sanksi terhadap Korea Utara, dan sekaligus membuat rancangan sanksi terbaru.

Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera mengatakan bahwa sangat penting untuk menekan Korea Utara melalui tambahan saksi, termasuk memblokir atau memperlambat pasokan bahan bakarnya.

“Jika kita memberikan tekanan kuat pada Korea Utara sehingga menyadari bahwa rudalnya tidak dapat dikembangkan, ia akan menerima dialog dan kita dapat maju dengan upaya diplomatik. Kecuali kita tegas menerapkan tekanan, Korea Utara tidak akan mengubah arahnya,” kata Onodera kepada penyiar NHK pada Ahad (10/9).

Baca Juga:  Kotak Suara Kardus, Kiai Ma'ruf Amin: Baiknya Tidak Perlu Dipersoalkan

Foto yang dirilis pada Ahad ini oleh KCNA menunjukkan pemimpin muda tersebut membukakan senyuman lebar di People’s Theater dengan dua ilmuwan terkemuka, Ri Hong Sop, kepala Institut Senjata Nuklir Korea Utara, dan Hong Sung Mu, wakil direktur Partai Pekerja yang berkuasa di departemen industri amunisi Korea.

Ri dan Hong telah memainkan peran penting dalam program nuklir Korea Utara, yang selalu terlihat berdekatan dengan Kim selama pemeriksaan lapangan dan tes senjata, termasuk uji coba nuklir terbaru.

Ri adalah mantan direktur Pusat Penelitian Nuklir Yongbyon, fasilitas nuklir utama Korea Utara di utara Pyongyang, di mana Hong juga bekerja sebagai chief engineer.

Korea Utara mengatakan bahwa tes terakhir adalah bom hidrogen canggih. Tidak ada konfirmasi independen namun beberapa ahli barat mengatakan ada cukup bukti kuat untuk menyarankan negara tertutup tersebut telah mengembangkan bom hidrogen.

Ri dan Hong berperan besar mengembangkan bom hidrogen Korea Utara. Bahkan tercatat sebagai prestasi terbesar yang menakjubkan dalam sejarah nasional Korea Utara.

Peran Ri dan Hong juga telah dicatat di luar negeri, yang mendorong PBB, Amerika Serikat atau Korea Selatan dalam daftar hitam mereka. (ed)

(Editor: Eriec Dieda)

Loading...

Terpopuler