Berita UtamaLintas NusaRubrikaTerbaru

Rajut Silaturrahmi, Penyuluh Kota Pekan Baru Titian Muhibbah ke Kemenag Banda Aceh

Rajut Silaturrahmi, Penyuluh Kota Pekan Baru Titian Muhibbah ke Kemenag Banda Aceh
Rajut silaturrahmi, penyuluh kota Pekan Baru tttian muhibbah ke Kemenag Banda Aceh.

NJSANTARANEWS.CO, Banda Aceh – Kepala Kantor Kementerian Agama Banda Aceh H Abrar, Zym, S.Ag MH yang didampingi Kasubbag TU Dr Aida Rina Elisiva, B.Acc MM, Kasi Bimas H Zulkarnaini, S.Ag MA, beserta para Kasi lainnya dan didampingi Pokjaluh Kemenag Banda Aceh menerima kunjungan (Titian Muhibbah) dan silaturrahmi Rombongan Kemenag Pekan Baru dan Para penyuluh PNS beserta para jamaah binaan pokjaluh.

H Abrar Zym ketika menyampaikan arahan mengucapkan selamat datang kepada rombongan titian muhibbah Penyuluh Kemenag Kota Pekan Baru,  yang mana tujuannya bersilaturrahmi dan melihat-lihat data serta kinerja penyuluh di lingkungan Kemenag Banda Aceh.

“Dari Banda Aceh ke Berlin, tapi tibanya di Itali, Selamat datang dan semoga silaturrahmi terjalin, kami menyambut dan menerima dengan senang hati,” kata H Abrar dengan sebait pantun mengawali.

“Bapak ibu yang kami hormati, terima kasih atas kunjungan ini. Ini adalah silaturrahim, silaturrahim wa husnul khuluq, silaturrahim adalah etika yang baik, dan kalau kita tidak saling mengenal, itu kita akan mendapat celaka, (celako, bhs Minang). Celako rumah nak kepada uang, celako kampuang rumah beserak, celako dusanak nak beulaku juang, celako untung nak bersaudara,” lanjut Abrar zym dalam logat minang.

Baca Juga:  Kemenag Banda Aceh Penyumbang Prestasi Terbanyak, Diserahkan pada Malam Apresiasi Kakanwil Awards II

Ia menambahkan  hari ini hadir di Kuta Raja, diberi nama Banda Aceh, dulu namanya Bandar Aceh Darussalam, itu pada masa kerajaan Sultan Iskandar Muda dan Sultan Ali Mugayatsyah, dan juga diberi julukan Banda Aceh ini “Kuta Raja” atau Kota Raja, di sini banyak para Raja dan juga merupakan Ibukota dari Provinsi Aceh, Berdiri pada tanggal 22 April tahun 1205.

“Jadi Banda Aceh ini atau Kuta Raja sudah berumur 817, sejak masa dulu yang masa kejayaannya pada masa Sultan Iskandar Muda, ini kerajaan Aceh terkenal di Nusantara dan juga seantero dunia” Papar H Abrar menceritakan Historis berdirinya Banda Aceh.

“Mendung hari berarak awan, hujan turun basahi bumi, tersandung hati dari penyambutan, mohon tuan maafkan kami,” pungkas H Abrar dengan pantun.

Ketua Rombongan Kemenag Pekan Baru yang  dipimpin oleh Kasi PHU  Drs. H. Amnan mewakili Kakankemenag Pekan Baru  dalam sambutannya  menyampaikan rasa bahagia dan terimakasih yg sebesar besarnya atas  sambutan yang begitu akrab dari Kakankemenag Banda Aceh beserta seluruh jajarannya. Dan beliau juga berharap suatu saat nanti rombongan Kemenag Banda Aceh bisa berkunjung ke Pekan Baru.

Baca Juga:  40 ASN Kemenag Banda Aceh Berjuang untuk Dapat Menjadi  Petugas Haji tahun 2023

“Saya harap suatu hari nanti, Kakankemenag Banda Aceh, para penyuluh agar bisa berkunjung ke tempat kami, dan insya Allah kami akan menyambut dengan senang hati,” tutur H Amnan.

Ketua Pokjaluh Kemenag Banda Aceh selaku ketua penyambutan Hj .Rosmiati. S.Ag,M.Sos menyampaikan ucapan selamat datang dan terimakasih kepada seluruh rombongan. Dengan titian muhibbah dan  silaturrahim ini  akan semakin memperkokoh tali silaturrahim antara Kemenag Banda Aceh dengan  Kemenag  Pekan Baru, demikian Bu Ros.

Kegiatan Titian Muhibbah dan silaturrahmi antara Kemenag Pekan Baru dan Kemenag Banda Aceh diakhiri dengan penayangan sejumlah video kegiatan penyuluh Kemenag Banda Aceh via channel youtube News TV Kemenag Banda Aceh. (MG)

Kontributor/Pewarta : Heri

Related Posts

1 of 21