Berita UtamaPolitik

Rais Aam PBNU Pertegas Republik Indonesia Tanpa Sistem Khilafah

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Indonesia selamanya bisa tegak berdiri dengan ideologi pancasila dan UUD 1945. Ditambah satu semboyan perekat bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku, budaya, bahasa, dan agama yakni Bhineka Tunggal Ika.

Indonesia dengan sistem republik yang sudah berjalan sejak mendapatkan kemerdekaannya tak lagi butuh sistem lain, seperti khilafah misalnya. Sebuah sistem yang akhir-akhir ini kembali mencuat ke permukaan, dimana rakyat Indonesia banyak yang menentangnya.

Simak: Indonesia Negara Pancasila: Bukan Khilafah, Sekuler Juga Bukan Komunis

Tak hanya rakyat, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin pun mengatakan bahwa sistem Khilafah tidak cocok di Indonesia karena sudah berbentuk republik. Hal itu dinyatakan Kiai Ma’ruf usai membuka Kongres Ekonomi Umat tahun 2017 di Jakarta, Sabtu (22/4/2017).

“Indonesia kan sistemnya republik, pilar kebangsaan yang disepakati. Kita tak perlu bicara khilafah, sudah tak ada lagi,” ujarnya.

Baca: Menolak Khilafah, Bukan Berarti Anti Syariat Islam

Baca Juga:  Gandeng Milenial, PKS Jatim Gelar Lomba Baca Teks Proklamasi Mirip Soekarno

Disampaikan Kiai Ma’ruf, tokoh Indonesia dari mahzab apapun telah menyepakati sistem yang dipakai Indonesia kini dan munculnya sistem baru justru akan menimbulkan gejolak baru. “Sudah selesai kesepakatannya, sudah selesai. Ini kan gaduh karena ada kelompok baru yang inginkan sistem lain,” kata kiai Ma’ruf.

Rais ‘Aam PBNU itu mengatakan hal demikian sebagai tanggapan terhadap rencana penyelenggaraan “International Khilafah Forum” di Jakarta. Di mana rencana yang dimotori oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tersebut dikabarkan dalam pemberitaan tidak akan diberi izin oleh Polda Metro Jaya.

Telaah: Soal Khilafah, CISS; Pemerintah Seharusnya Bertindak Tegas

“Pada prinsipnya Polda Metro Jaya tidak mengizinkan kegiatan itu sampai sekarang belum ada izin,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Sabtu.

Seperti diketahui, tersebar undangan di media sosial terkait agenda acara International Khilafah Forum yang akan digelar di Gedung Balai Sudirman Tebet Jakarta Selatan, Minggu (23/4/2017) pukul 19.30 WIB hingga 23.00 WIB.

Baca Juga:  Penuhi Undangan Presiden Jokowi, Pj Gubernur Achmad Marzuki Paparkan Sejumlah Isu di Aceh

Pantau: KNPI DIY Tolak Kegiatan Indonesia Khilafah Forum HTI

Pewarta/Editor: Achmad Sulaiman

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 23