Rahasia Valentina Tereshkova, Astronot Wanita Pertama ke Luar Angkasa

Valentina Tereshkova. (FOTO: RTcom)
Valentina Tereshkova. (FOTO: RTcom)

NUSANTARANEWS.CO, Kilasan Sejarah Hari Ini – Salah satu wanita viral dalam sejarah dunia ialah Valentina Tereshkova. Wanita bernama lengkap Valentina Vladimirovna Tereshkova mampu merebut perhatian dunia karena berhasil melakukan perjalanan ke luar angkasa. Tereshkova menjadi wanita pertama dari Rusia yang menginjakkan kakinya di luar angkasa dengan menggunakan Vostok 6 pada 16 Juni 1963.

Wanita kelahiran Oblast Yaroslavl, Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia, Uni Soviet, 6 Maret 1937 ini menepis anggapan bahwa sosok perempuan adalah mahluk yang lemah lembut. Terbukti, kendati awalnya diragukan, Tereshkova telah membuktikan bahwa dia kuat. Dunia pun telah menyaksikannya pada 55 tahun silam.

Mulanya, Tereshkova yang lahir di kota kecil ini hanya buruh pabrik perakitan tekstil dan skydiver amatir. Ayahnya seorang pengemudi traktor dan sang ibu adalah buruh perusahaan tekstil. Baru berusia dua tahu, ayah meninggal terbunuh saat perang dunia II dan terpaksa ibunya harus berjuang keras menjadi orang tua tunggal. Keluarganya sehari-hari hidup dari hasil pekerjaan ibu, kakak, dan adiknya yang sama-sama bekerja menjadi buruh pabrik tekstil.

Setelah berusia 8 tahun, dia masuk sekolah pada tahun 1954. Pada tahun 1953, dia meninggalkan sekolah dan mulai bekerja sebagai buruh kain di pabrik tekstil. Selain itu, ia juga menjadi seorang juru paras amatir saat ia direkrut ke dalam program kosmonot. Tereshkova melanjutkan pendidikannya melalui kursus korespondensi.

Tereshkova memiliki hobi terjun payung atau skydiving dan rutin melakukannya saat senggang. Dia melakukan terjun payung perdana dalam usia 22 tahun pada 21 Mei 1959. Dengan kemampuan melakukan terjun payung inilah, pada 16 Februari 1962, Tereshkova terpilih mengikuti seleksi kosmonot perempuan yang diikuti sebanyak 400 orang.

Baca Juga:  Orang Ini Disebut yang Harus Bertanggung Jawab Terhadap Tax Amnesty

Di bawah arahan Perdana Menteri Soviet, Nikita Khrushchev, ada lima wanita yang berkesempatan mengikuti pelatihan program khusus wanita ke luar angkasa yakni Tatyana Kuznetzova, Irinoa Solovyova, Zhanna Yorkina, Valentina Ponomaryova, dan Valentina Tereshkova. Dan Tereshkova lah yang terpilih menyelesaikan misi luar angkasa.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi adalah mereka harus berusia di bawah 30 tahun, bisa terjun payung, tinggi maksimal 170 cm, dan berat di bawah 70 kilogram. Selain memiliki kemampuan, Tereshkova juga memiliki standar “politik” yang tepat yaitu berlatar belakang proletar dan ayahnya, Vladimir Tereshkov adalah pahlawan perang. Dimana ayahnya gugur di mendan Perang Musim Dingin di Finlandia pada saat Tereshkova baru berusia dua tahun.

Akhirnya, tepat pada 16 Juni 1963 dengan pesawat Vostok 6 Tereshkova meluncur ke luar angkasa meninggalkan bumi. Selama misi hampir tiga hari itu, ia melakukan berbagai tes pada dirinya sendiri untuk mengumpulkan data pada reaksi tubuh perempuan selama di luar angkasa. Dimana ia mengililingi bum sebagai 48 kali tepatnya dalam waktu 70,8 jam.

Tereshkova benar-benar membuat sejarah baru bagi dunia. Selain menjadi wanita pertama yang pergi ke luar angkasa, dia juga telah mengalahkan rekor astronot pria pertama Yuri Gagarin yang hanya sekali mengitari bumi dua tahun sebelumnya. Kendati diakumulasi dengan empat astronot amerika yang juga pernah mengelilingi bumi, semua hanya berjumlah 36 kali. Tidak hanya itu, sekembalinya ke bumi wanita yang hobi melakukan terjun parung ini, dia mendarat dari ketinggian 20.000 kaki dengan cara terjun payung.

Atas suksesnya misi luar angkasa tersebut, Tereshkowa dinobatkan sebagai pahlawan untuk Uni Soviet atau “Hero of the Soviet Union”. Dia tidak pernah ke luar angkasa lagi, tapi dia menjadi juru bicara Uni Soviet. Ia juga menerima Medali Perdamaian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bahkan, Keberhasilan Tereshkova ke luar angkasa tersebut dirayakan melalui lagu-lagu patriotik, wajahnya menjadi gambar perangko, planetarium dibangun di kampung halamannya.

Baca Juga:  Presiden Tani Indonesia Apresiasi Program Hotel Domba Tangguh Presisi Kapolres Tuban

Beberapa bulan kemudian, pada 3 November 1963 Tereshkowa menikah dengan sesama kosmonot bernama Andrian Nikolayev dan dikaruniai satu anak perempuan bernama Elena. Namun Tereshkova dan Nikolayev bercerai pada tahun 1980. Saat pasangan istimewa memutuskan bercerai, mereka bahkan harus mengantongi izin dari Leonid Brezhnev, Sekjen Partai Komunis Uni Soviet.

Rahasia Terpendam 30 Tahun

Tereshkova diberangkatkan dari Kazakhstan. Pada hari pertama di luar angkasa ia menyanyikan lagu untuk Bykovsky melalui komunikasi radio. Karena kesalahan teknis, kedua pesawat ruang angkasa tersebut diprogram tidak untuk mendarat kembali melainkan untuk menuju orbit yang lebih tinggi lagi yang berarti jaraknya dengan Bumi akan semakin jauh.

Hal tiu diungkapkan oleh Tereshkova yang sebelumnya telah merahasiakannya selama 30 tahun. Ia mengatakan selama penerbangan kakinya sakit begitu pula bahunya yang harus menyangga beban helm terlalu berat. Ia muntah-muntah selama penerbangan. Namun dirahasiakan agar tidak merusak suasana kegembiraan atas keberhasilannya itu.

Pendaratan Tereshkova tampaknya juga tidak begitu mulus. Komunikasi dengan ruang kontrol sempat terputus, akibatnya berdasarkan SOP ia harus keluar dari kapsul yang membawanya dan akhirnya dengan parasut ia mendarat di Altai Siberia Selatan. Saat mendarat, hidungnya terluka dan saat upacara resmi penyambutan, ia terpaksa menggunakan make up.

 

Penulis: Mugi Riskiana

Editor: Achmad S.