Connect with us

Mancanegara

Pyongyang Klaim Sudah Punya Bom Hidrogen

Published

on

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan rudal balistiknya. (Foto: Reuters/KCNA)

NUSANTARANEWS.CO, Pyongyang – Korea Utara mengumumkan akan telah memiliki bom hidrogen yang dapat dipasang di ICBM (rudal nuklir antar-benua). Senjata termonuklir ini biasa disebut bom hidrogen atau disingkat bom H (H-bomb) karena senjata tersebut menggunakan reaksi fusi pada isotop hidrogen. Tahapan fisi diperlukan untuk memicu reaksi fusi pada senjata tersebut.

Demikian kabar terbaru yang dilaporkan Yonhap News, Minggu (3/9). Bom hidrogen bukanlah yang terbaru karena Amerika Serikat dalam sejarahnya pernah melakukan uji coba bom jenis ini pada 1952 silam.

Republik Rakyat Korea Utara (DPRK) mengumumkan bahwa Pyongyang saat ini memiliki bom hidrogen dan mampu memasang senjata mematikan di rudal balistik antar-benua yang baru dikembangkan negara yang dipimpin Kim Jong-un.

Menurut sebuah pernyataan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Pyongyang sekarang dapat menerapkan bom hidrogen dengan kekuatan destruktif besar di atas salah satu ICBM yang baru dikembangkan, yang mampu menyerang daratan AS dalam hitungan menit

“Kekuatan bom hidrogen dapat disesuaikan dengan ratusan kiloton dan dapat diledakkan di tempat yang tinggi,” demikian pernyataan media Pyongyang.

Loading...

Dengan kata lain, pengumuman ini sekaligus memastikan bahwa Pyongyang benar-benar telah berada dalam kemajuan pesat dalam pengembangan senjata nuklir.

Sebelumnya disebutkan bahwa Korea Utara berpotensi kembali melakukan uji coba rudal untuk yang kesekian kalinya setelah pekan lalu sukses menembakkan rudal yang melintasi langit utara Jepang, tepatnya di pulau Hokkaido sebelum akhirnya terjun di Samudra Pasifik. Peluncuran rudal juga dikatakan sebagai wujud penegasan Korea Utara agar Amerika Serikat tak lagi meremehkan Pyongyang, terutama daris segi kekuatan militer dan alutsista. (ed)

(Editor: Eriec Dieda)

Loading...
Baca Juga:  Korea Utara dan Amerika Serikat Segera Berunding Terkait Nuklir

Terpopuler