Connect with us

Politik

Punya Visi Sama, Airlangga Didorong Maju Sebagai Cawapres Joko Widodo

Published

on

Ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)

Ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Sebanyak 20 organisasi pemerhati demokrasi mendorong ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi calon wakil presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang. Menurut mereka, Airlangga adalah sosok yang tepat untuk menjadi calon wakil presiden Jokowi.

Adapun organisasi yang tergabung dalam jaringan pendukung tersebut di antaranya Persatuan Nasional Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Seluruh Indonesia (PENA ISMSI), Front Gerakan Aktivis Seluruh Indonesia (FRAKSI), Eksponen Lintas Aktivis Se-Kawasan Timur Indonesia (EKS KTI), Ormas Amanat Nusantara, Gerakan Pemuda Dan Mahasiswa Amanat Nusantara (GEMAH ANTARA), Perhimpunan Aktivis Seluruh Indonesia (PERSIRA) Dan beberapa organisasi lainnya.

Alasan utama mereka mendukung Airlangga Hartarto karena dianggap mampu menjadi stimulus bagi kerja kerja Presiden Jokowi kedepan, selain itu Airlangga dianggap figur yang bersih dan bebas dari beban masa lalu

“Pak Airlangga kami anggap sebagai figur yang mumpuni dan bisa bersinergi untuk mengeksekusi agenda presiden Jokowi kedepan” ujar Indra Jaya, sekretaris koordinator jaringan organisasi yang menamakan dirinya Relawan Nusantara tersebut di Ambon, Senin (21/5/2018)

Mereka menilai, Airlangga Hartarto juga dianggap memiliki jaringan politik yang luas terbukti dengan mesin partai golkar yang dianggap sangat massif dalam mengkampanyekan Jokowi sebagai Calon Presiden RI 2019 mendatang

“Secara politik, Golkar sebagai pemenang kedua pada Pemilu 2014 lalu sudah sepatutnya mendampingi bapak Jokowi di Pilpres 2019 mendatang dan dari keseluruhan kader, maka hanya bapak Airlangga yang memiliki nilai jual yang bagus, selain infrastruktur partai yang tergolong sangat massif dalam mengkampanyekan Jokowi sebagai Capres 2019,” ujarnya.

Olehnya itu, Relawan Nusantara menyatakan akan melakukan upaya membantu sosialisasi Jokowi sebagai Capres dan Airlangga sebagai Cawapres pada Pilpres 2019 mendatang.

Baca Juga:  Malam yang Gugur, Orang Tak Berakal Tersesat Dalam Mimpi

“Kami sudah instruksikan kepada teman teman agar mengkonsolidasikan hal tersebut di seluruh jejaring kami di Indonesia,” tutupnya.

Sekadar tambahan, Jokowi dan Airlangga belakangan tampak semakin akrab dalam berbagai kesempatan. Dalam beberapa agenda pemerintah, keduanya kerap bersamaan sembari mengkampanyekan jargon Revolusi Industri 4.0 yang diyakini akan menjadi jargon kampanye andalan Joko Widodo dalam menyambut Pilpres 2019. Dan jargon Revolusi Industri 4.0 diyakini bakal menyingkirkan jargon Joko Widodo pada Pilpres 2014 lalu yakni Revolusi Mental yang boleh dibilang kurang begitu sukses diwujudkan selama pemerintahan Jokowi-JK. (red/ed/nn)

Editor: Banyu Asqalani

Loading...

Terpopuler