Connect with us

Traveling

Provinsi Sumsel Dijadikan “Center of Excellence” Wisata Olahraga

Published

on

Menteri Pariwisata Arief Yahya. (FOTO: Humas Kemenpar)

Menteri Pariwisata Arief Yahya. (FOTO: Humas Kemenpar)

NUSANTARANEWS.CO, Palembang – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menetapkan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai Pusat Layanan Unggulan atau Center of Excellence wisata olahraga di Indonesia.

Menpar Arief mengatakan Provinsi Sumsel telah memenuhi kriteria untuk menjadi pusat layanan unggulan bagi penerapan wisata olahraga yang berhasil.

“Kalau bunga sudah berkembang, Kumbang kumbang ikut bahagia, Mimpi saya untuk Palembang, Jadi center of excelence sport tourism di Indonesia,” kata Menpar berpantun dalam acara Seminar Nasional bertema Kinerja Pemerintahan 4 Tahun Jokowi-Jusuf Kalla di Auditorium Gedung Griya, Universitas Sriwijaya, Palembang, Rabu (6/2/2019).

Di depan hadirin dan ratusan mahasiswa Universitas Sriwijaya, Arief Yahya menyebut penetapan Provinsi Sumsel sebagai Pusat Layanan Unggulan Wisata Olahraga dilakukan dengan mempertimbangkan keberhasilannya dalam menggelar berbagai event olahraga berkelas dunia.

Tercatat Sumsel telah sukses menjadi tuan rumah ajang olahraga dari nasional, regional, hingga internasional di antaranya Sea Games 2011, Asian Games 2018, Musi Triboatton, Turnamen Sepak Bola Internasional, Beach Volley se Asia Pacific, Asian Triathlon 2017. Bahkan, rencananya Sumsel juga akan menjadi lokasi penyelenggaraan ajang balap motor bergengsi MotoGP.

Di sisi lain, lanjutnya, Palembang juga telah memiliki infrastruktur pendukung berupa Stadion Jakabaring. “Saya juga menginginkan Sumsel jadi center of excellence sport tourism di Indonesia karena Palembang punya Jaka Baring,” katanya.

Oleh karena itu, sebagai tindak lanjut di perguruan tinggi pariwisata setempat yakni Poltekpar Palembang akan mulai dirintis pembentukan Center of Excellence Sport Tourism Indonesia.

“Di Poltekpar Palembang nanti akan kita buat khusus center of excellence sport tourism untuk Indonesia yang dikembangkan di Sumatera Selatan,” katanya.

Hal itu dikatakannya sebagai langkah untuk menggali potensi wisata olahraga sebagai daya tarik sebuah destinasi.

“Konsep wisata olahraga merupakan ide cemerlang untuk menggali potensi pariwisata. Terlebih bila diikuti dengan digital. Bisnis sekarang dengan ‘value’ terbesar adalah bisnis digital,” katanya.

Pewarta: Roby Nirarta
Editor: Achmad S.

Terpopuler