Program Kartu Prakerja Gelombang ke-20 Segera Dibuka

Program Kartu Prakerja Gelombang ke-20 Segera Dibuka
Program Kartu Prakerja Gelombang ke-20 segera dibuka dengan kuota peserta sebanyak 800 ribu orang.

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Program Kartu Prakerja gelombang ke-20 bakal segera dibuka dengan kuota peserta sebanyak 800 ribu orang. Hal ini disampaikan Head of Communications Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu kepada awak media, Senin (6/9).

Sebagai program pendidikan dan pelatihan yang diberikan kepada masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Program Kartu Prakerja ini dilakukan adalah dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga kerja agar menjadi lebih baik.

Syarat bagi seluruh calon peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18 tahun ke atas, tidak sedang menempuh pendidikan formal, sedang mencari pekerjaan atau bergerak dalam usaha mikro dan kecil.

Bagi peserta yang diterima, akan mendapat sejumlah insentif yang diberikan oleh pemerintah antara lain: bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta. Bantuan ini dapat digunakan untuk mengambil kelas pelatihan di berbagai lembaga yang telah bekerja sama dengan PMO Prakerja.

Kedua, insentif pasca pelatihan akan diberikan sebesar Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan.

Ketiga, insentif pasca survei sebesar Rp150 ribu per satu survei, sebanyak 3 buah survei.

Total peserta Kartu Prakerja akan mendapat insentif sebesar Rp3,55 juta selama mengikuti program ini.

Untuk penerima bansos pandemi dan pegawai negeri sipil (PNS) tidak diperkenankan mengikuti program ini. (Red)