Connect with us

Mancanegara

Prodemokrasi Menang Pemilu Pendahuluan Hongkong, Trump Tandatangani UU Untuk Tekan Cina

Published

on

Prodemokrasi menang pemilu pendahuluan Hongkong, Trump tandatangani UU untuk tekan Cina.

Prodemokrasi menang pemilu pendahuluan Hongkong, Trump tandatangani UU untuk tekan Cina, Selasa (14/7)/Foto: Washingtonpost

NUSANTARANEWS.CO – Prodemokrasi menang pemilu pendahuluan Hongkong, Trump tandatangani UU untuk tekan Cina. Di Gedung Putih, pada hari Selasa (14/7) Presiden Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya telah menandatangani perintah eksekutif yang mengakhiri perjanjian ekonomi dan perdagangan istimewa yang diberikan kepada Hongkong oleh Amerika Serikat (AS) selama ini.

Dikhawatirkan undang-undang keamanan nasional baru Cina itu akan membatasi bisnis dan kehidupan warga sipil di kawasan tersebut.

Trump juga menandatangani Undang-undang Otonomi Hongkong. Undang-undang tersebut memungkinkan AS untuk memberlakukan berbagai sanksi, seperti pembekuan aset terhadap otoritas dan institusi Cina yang berkontribusi pada tindakan Cina menghapus otonomi dari Hongkong.

Trump mengatakan langkah tersebut ditujukan untuk meminta pertanggungjawaban Cina atas aksi penindasan terhadap rakyat Hongkong.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah memberikan ucapan selamat kepada kubu pro-demokrasi atas “kesuksesan dalam pemilu pendahuluan”, pada hari Selasa (14/7) – terkait hasil pemungutan suara yang digelar selama akhir pekan di Hongkong untuk memilih kandidat pemilu Dewan Legislatif pada September. Lebih dari 610.000 orang memberikan suaranya.

Pompeo menyinggung peringatan pemerintah Hongkong yang menyatakan bahwa pemilu pendahuluan dapat melanggar UU keamanan nasional yang baru. Pompeo mengatakan peringatan itu menunjukkan: “Partai Komunis Cina khawatir terhadap demokrasi dan kebebasan berpikir warganya.”

Pompeo mengatakan bahwa AS “akan memantau ketat perkembangan pemilu di Hongkong,” seiring makin dekatnya pemilu Dewan Legislatif. (Banyu)

Loading...

Terpopuler