HukumPeristiwa

ProDEM Desak Tuntaskan Kasus-Kasus Besar di KPK

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Arah pemberantasan korupsi pasca reformasi 1998 menurut Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Satyo P saat ini berada di titik nadir.

Ini menyusul berbagai kasus besar lama tak kunjung tuntas. Sebaliknya kasus-kasus baru justru bermunculan. Yang, terbaru kata Satya P adalah skandal besar korupsi KTP elektronik yang akrab disebut kasus e-KTP yang merugikan negara mencapai triliunan rupiah.

“Perseteruan antara KPK dengan Pansus Angket DPR RI yang kian panas, membuka kotak pandora berbagai problem dan friksi di internal KPK, tetapi ironisnya problem pokok penuntasan e-KTP tak terlihat cerah,” ujar Satya.

“Malah menambah keruwetan menghabiskan energi publik dan melemahkan kinerja sinergitas antar lembaga negara di bidang pemberantasan korupsi, yang dampaknya membuat rakyat makin putus asa,” sambungnya.

Menyikapi hal tersebut, ProDEM akan kembali turun menuntut agar kasus-kasus besar di KPK segera dituntaskan. Aksi bertajuk Mimbar Bebas ProDEM Ganyang Korupsi rencananya akan digelar pada Kamis siang (7/9/2017) di Gedung KPK Baru yang beralamat di Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca Juga:  Imbas Cuaca Ekstrem, Wakil Ketua DPRD Sumenep Dorong Pengadaan Kapal Perang untuk Warga Tertahan

“Ayo berjuang bersama tuntaskan kasus korupsi demi kemajuan NKRI tercinta! Ajak adik, kakak, pacar, tetangga. Suarakan sikap kita terhadap korupsi! KPK jangan tebang pilih, tangkap adili penjarakan koruptor perusak NKRI,” tegas Sekjen ProDEM.

Pewarta/Editor: Romandhon

Related Posts

1 of 217