Berita UtamaMancanegara

Presiden Trump Membuka Peluang Perundingan Dengan Taliban

NUSANTARANEWS.CO, Virginia – Dalam pidatonya tentang strategi AS untuk masa depan Afghanistan, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa Washington akan mengintegrasikan seluruh instrumen kekuatan Amerika: diplomatik, ekonomi, dan militer. Termasuk diplomasi perdamaian dengan beberapa elemen Taliban, membuat mereka menjadi bagian dari sebuah pemerintahan baru di Afghanistan, seperti dilansir Sputnik.

“Suatu hari, setelah sebuah usaha militer yang efektif, mungkin akan membawa kepada penyelesaian politik yang melibatkan unsur-unsur Taliban dan Afghanistan, tapi tidak ada yang tahu kapan hal itu akan terjadi,” kata Trump saat pidato Fort Myer. “Amerika akan melanjutkan dukungannya terhadap pemerintah Afghanistan dan militer Afghanistan menghadapi Taliban di lapangan.” tambahnya.

Trump juga mengatakan bahwa ia ingin meningkatkan kerja sama dengan India untuk memerangi teror di Afghanistan dan tempat lain di Asia, guna bersama-sama menciptakan stabilitas di kawasan, termasuk untuk Taliban dan organisasi serupa yang lain.

Baca Juga:  AS-NATO Mengamati Strategi Militer Rusia Dengan Mengorbankan Rakyat Ukaina

“Akhirnya, terserah kepada orang-orang Afghanistan untuk menentukan masa depan mereka, untuk memerintah masyarakat mereka, dan untuk mencapai perdamaian yang abadi. Kami adalah partner dan seorang teman, tapi kami tidak akan mendikte orang-orang Afghanistan bagaimana cara hidup atau bagaimana mengatur masyarakat mereka sendiri yang kompleks…” (Banyu)

Related Posts

1 of 7