Connect with us

Ekonomi

Presiden Sebut Acara IMF-World Bank Dibiayai Sendiri, DPR: Memangnya Rakyat Bodoh?

Published

on

Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan/Foto Ahmad Hatiem/ NUSANTARAnews

Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan/Foto Ahmad Hatim/ Nusantaranews.co

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut acara IMF-World Bank dibiayai sendiri para tamu peserta pertemuan, Anggota DPR RI Komisi XI, Heri Gunawan mengatakan rakyat tidak bodoh.

“Mana ada tamu membiayai kedatangannya sendiri, memangnya rakyat bodoh semua?” kata Heri Gunawan, Selasa, 9 Oktober 2018.

Dirinya mengaku tahu persis perihal penganggaran oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait anggaran pertemuan acara tahunan IMF-World Bank yang digelar di Bali, 8-14 Oktober 2018 itu.

“Saya di Komisi XI tahu persis Kemenkeu menganggarkan Rp 855,5 miliar, dan itu hanya sebatas untuk biaya yang sifatnya operasional termasuk biaya hotel dan jamuan makan, diantaranya pengeluaran akomodasi mencapai Rp569,9 miliar; diikuti makanan dan minuman sebesar Rp190,5 miliar; transportasi sejumlah Rp36,1 miliar; hiburan sebesar Rp57 miliar; dan souvenir senilai Rp90,2 miliar,” terangnya

Dana-dana tersebut, lanjut Heri Gunawan, tercatat di luar anggaran yang dialokasikan oleh Bank Indonesia (BI).

“Itu di luar anggaran yang dialokasikan BI yang akan menanggung persiapan untuk hotel, lokasi acara (venue), serta ruang perkantoran (office) diperkirakan besarannya sekitar Rp 200 miliar,” sambungnya.

Jadi, ia menegaskan bahwa biaya sebesar Rp 855,5 miliar bukan untuk memperluas apron di bandara Bali dan membuat terowongan di persimpangan yang ada di Bali, seperti yang disampaikam Jokowi di Universitas Sumatera Utara, Medan, Senin (8/10).

Namun lanjut dia, itu dengan pos anggaran yang terpisah, mencapai hingga Rp4,9 triliun yang dialokasikan dari APBN.

Pewarta: Romadhon
Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler