Connect with us

Global

Presiden Iran: Zionis Israel Menantang Komunitas Global di Hadapan Air Mata Dunia

Published

on

presiden iran, hassan rouhani, krisis palestina, oki, oki istanbul, negara iran, iran dukung palestina, iran kecam israel, zionis israel, yerusalem, dubes as, nusantaranews

Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: AFP)

NUSANTARANEWS.CO, Istanbul – Presiden Iran Hassan Rouhani menyerukan negara-negara muslim di dunia meninggalkan hubungan mereka dengan Israel dan memutus perdagangan dengan Amerika Serikat.

Hal itu disampaikan Hassan Rouhani dalam pidato di hadapan 67 negara dalam pertemuan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul.

“Saya meminta negara-negara (muslim) untuk memutus hubungan dengan rezim Zionis (Israel) dan juga merevisi hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Amerika,” kata Rouhani dalam sebuah pidato yang disiarkan langsung televisi Iran, menurut Reuters.

Pernyataan itu terkait erat dengan pemundaan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Senin (14/5). Dan pada hari yang sama, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membunuh sedikitnya 60 orang warga Palestina dan melukai lebih dari 2.400 orang lainnya di perbatasan Gaza.

“Kami ikut berduka cita atas tindakan genosida terhadap orang-orang tak berdosa di Palestina. Zionis kriminal telah menantang komunitas global di hadapan air mata dunia dengan menginjak-injak martabat manusia dan meremehkan semua nilai moral. Sementara ratusan ribu orang tak berdosa dirampas hak asasi manusia yang paling mendasar, rezim Zionis secara keliru memperkenalkan sistem apartheid dan etnosentrisnya sendiri sebagai demokrasi, menyebut sekulerisme ekstremisme agama. Dan yang lebih disayangkan adalah bahwa beberapa negara Barat membenarkan invasi penjajah tersebut,” ujar Rouhani.

Dia berharap KTT negara-negara Islam akan mengarah pada penerapan solusi prraktis untuk mengakhiri krisis Palestina, dan membantu rakyat Palestina yang tertindas, terutama warga Gaza.

Sementara itu wakil presiden Yusuf Kalla yang hadir dalam OKI di Istanbul menyampaikan sikap Indonesia terkait krisis Palestina.

Menurut JK, Indonesia memandang Palestina adalah satu-satunya bentuk penjajahan yang masih ada di era modern saat ini di mana negara lain sudah merdeka. ” Sesuai dengan amanat konstitusi, Indonesia akan terus berdiri bersama bangsa Palestina hingga Palestina merdeka di tanah airnya,” kata JK.

Salah satu dari enam sikap Indonesia terhadap krisis Palestina ialah mendesak OKI agar memperkuat lobi agar negara lain tidak mengikuti langkah AS yang memindahkan Kedubesnya di tel Aviv ke Yerusalem. (red/nn)

Editor: Eriec Dieda

Advertisement

Terpopuler