Connect with us

Mancanegara

Presiden Bolsonaro: Data INPE Merusak Reputasi Brasil

Published

on

Presiden Bolsonaro, data INPEmerusak

Presiden Bolsonaro, data INPE merusak reputasi Brasil/Foto: NBC

NUSANTARANEWS.CO – Presiden Bolsonaro, Data INPE merusak reputasi Brasil. Menurut laporan yang dirilis oleh Amazon Watch beberapa bulan lalu yang menyoroti penghancuran hutan hujan Amazon sangat kompleks – karena tidak hanya melibatkan para pengusaha dan pedagang luar negeri, tetapi juga melibatkan politisi di Brazil. Bahkan kelompok lingkungan dan masyarakat adat setempat mencurigai keterlibatan Presiden Brazil dalam penghancuran hutan terbesar di muka Bumi ini.

Masyarakat adat hutan dan para pendukungnya menyerukan agar segera diambil tindakan tegas terhadap pembalakan liar hutan Amazon. Seruan keprihatinan ini dilakukan karena tingkat deforestasi dan ekstraksi sumber daya lainnya dalam satu dekade ini telah sangat tinggi.

Berdasarkan data satelit yang dirilis oleh INPE, badan antariksa Brasil pada awal bulan Juni menunjukkan bahwa telah terjadi penebangan hutan Amazon seluas 285 mil persegi, atau 739 kilometer persegi, dari Amazon sejak bulan Mei. Ini adalah tingkat deforestasi tertinggi dalam satu dekade dan lebih dari dua kali lipat laju dua tahun lalu.

Presiden Bolsonaro yang dicurigai terlibat dalam kolaborasi terselubung dengan para pengusaha telah mencabut wewenang National Indian Foundation (FUNAI) Brasil untuk mengelola lahan baru bagi warga pribumi dan mengalihkan layanan hutan negara ke kementerian pertaniannya.

Selain itu, pada bulan April, Bolsonaro juga mengumumkan pembubaran Dewan Lingkungan Nasional Brasil (CONOMA), sebuah badan pemerintah dengan lebih dari 100 anggota, termasuk perwakilan independen dari kelompok lingkungan yang bertugas melindungi Amazon.

Loading...

Presiden Bolsonaro menolak data yang disampaikan oleh National Space Research Institute (INPE) yang mengatakan datanya akurat 95%. Namun Presiden Brasil ini malah balik menuduh bahwa lembaga antariksa nasional tersebut telah berbohong tentang skala deforestasi di Amazon.

Baca Juga:  Medsos yang Menggoda - Puisi Ruchman Basori

Bolsonaro juga mengatakan dengan marah bahwa lembaga itu telah merusak reputasi Brasil di luar negeri dengan menerbitkan data yang menunjukkan peningkatan dramatis deforestasi di sana.

Komentar Mr Bolsonaro pada hari Jumat datang sehari setelah data satelit awal yang dirilis oleh INPE menunjukkan bahwa lebih dari 1.000 km persegi hutan hujan telah ditebangi dalam 15 hari pertama bulan Juli – peningkatan 68% dari seluruh bulan Juli 2018.

Para ilmuwan mengatakan kerusakan hutan hujan Amazon mengalami peningkatan pesat sejak Bolsonaro menjabat sebagai Presiden Brasil pada Januari, terutama dengan kebijakannya yang mendukung “perusakan” daripada konservasi. Hutan hujan Amazon boleh dikatakan sebagai paru-paru dunia karena menyimpan karbon penting yang memperlambat laju pemanasan global.

Padahal presiden sebelumnya telah berhasil mengurangi deforestasi dengan aksi bersama oleh agen-agen federal dan penerapan sanksi kepada yang melanggar. Tetapi Presien Bolsonaro dan para menterinya mengkritik peraturan itu, dan mendiamkan terjadinya penurunan dramatis dalam penyitaan kayu dan hukuman untuk kejahatan lingkungan.

Bolsonaro juga membantah adanya kelaparan di Brasil, dan dengan tegas mengatakan, “Tidak ada orang di jalanan dengan fisik kerangka seperti yang terlihat di negara lain,” tulis Reuters.

Menurut data dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, sekitar 5,2 juta orang menderita kelaparan di Brasil pada 2017. (Alya Karen)

Loading...

Terpopuler