Presiden Baru, Budiman Sujatmiko Sebut Jokowi Layak Ketua Dewan Pertimbangan Presiden

Presiden baru, Budiman Sujatmiko sebut Jokowi layak Ketua Dewan Pertimbangan Presiden.
Presiden baru, Budiman Sujatmiko sebut Jokowi layak Ketua Dewan Pertimbangan Presiden.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya –Politisi PDI Perjuangan Budiman Sujatmiko mengatakan bahwa sosok presiden Jokowi layak menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Presiden jika nantinya ada presiden baru hasil pemilu 2024 mendatang.

“Harus diangkat sebagai ketua wantimpres. Ada kesepakatan-kesepakatan etis menjadi ketua wantimpres yang menggantikannya,” katanya di Surabaya, Jumat (25/3).

Alasannya, kata Budiman, ada kesinambungan dalam pelaksanaan visi dan misi presiden baru dan presiden Jokowi. ”Visi dan misi presiden Jokowi itu tak cukup 10 tahun saja. Masih panjang sekali,” jelasnya.

Dikatakan oleh Budiman, bahwa saat ini rakyat Indonesia sangat puas akan kepemimpinan Presiden Jokowi. “Kalau itu saya sepakat kalau rakyat puas atas kepemimpinan Presiden Jokowi,” jelasnya.

Sedangkan menanggapi wacana penundaan Pemilu 2024 mendatang, Budiman Sujatmiko mengatakan wacana penundaan Pemilu 2024 mendatang sama saja menyebut presiden Jokowi gagal memimpin Indonesia.

“Kalau saja banyak yang menyatakan presiden Jokowi belum bisa digantikan sama saja menyebut presiden Jokowi gagal. Bisa dikatakan gagal, karena pak Jokowi gagal menciptakan pemimpin baru,” ungkapnya.

Pria kelahiran Banyumas ini mengatakan tugas terberat seorang pemimpin adalah melahirkan pemimpin baru. “Kalau dianggap belum melahirkan pemimpin baru, bisa dikata menyebut pak jokowi gagal,” jelasnya.

Adanya pihak-pihak yang mendorong agar tiga periode, kata mantan aktivis 98 ini, juga menegaskan Jokowi gagal memimpin negara.” Padahal selama ini, sudah 7 tahun lamanya, pak Jokowi menginspirasi banyak orang,” jelasnya.

Penundaan Pemilu 2024 mendatang, kata Budiman Sujatmiko, sudah tidak sesuai dengan konstitusi dan etika demokrasi. (setya)