Connect with us

Politik

Pratisara NKRI Pancasila: Pemilu Damai Hak Setiap Warga Negara

Published

on

Pasangan capres-cawapres 2019, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi. (Foto: Istimewa)

Pasangan capres-cawapres 2019, Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandi. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pratisara NKRI Pancasila Oktavian Banta T Tarigan menegaskan bahwa, Negara Kesatuan Republik Indonesia telah diperjuangkan dengan susah payah oleh rakyat dan para pendiri bangsa.

“Adapun tujuan dari negara yang telah merdeka ini, termaktub dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945,” kata Oktavian Banta dalam keterangan resmi yang diterima nusantaranews.co, Kamis (11/4/2019).

Ia mengatakan, Presiden RI Joko Widodo beserta Kabinet Indonesia Kerja, dalam waktu 4,5 tahun terakhir ini, telah berupaya mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa tersebut.

“Namun dalam perjalanan mengemban amanah itu, tidak lepas dari berbagai kritikan yang cenderung melemahkan upaya mewujudkan Indonesia maju,” ujarnya.

“Bukan hanya itu, bahkan ada pihak-pihak yang seolah mengarahkan negara pada situasi disintegrasi bangsa,” tambah Oktavian Banta.

Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat Pratisara NKRI Pancasila Djarot Wisnoe Pramono menyambung, dalam rangka menyikapi dinamika yang terjadi mendekati hari pelaksanaan pesta demokrasi pada 17 April 2019 mendatang, yaitu berupa dugaan adanya upaya yang akan mencemari hasil Pemilu dengan cara inkonstitusional, DPP Pratisara NKRI Pancasila mendukung penuh terlaksananya pemilu damai, jujur dan adil.

DPP Pratisara NKRI Pancasila juga mendukung KPU bersikap independen. “Mendukung TNI/Polri untuk mewujudkan keamanan dalam proses berjalannya pemilu damai, tanpa adanya intimidasi dari mana pun,” papar Djarot Wisnoe Pramono.

Pratisara NKRI Pancasila, lanjutnya, juga mendukung terwujudnya TPS sebagai tempat pesta demokrasi, bukan intimidasi.

“Meminta pada semua pihak untuk menahan diri dan menyikapi dengan bijak, dinamika yang terjadi dalam mewujudkan pemilu yang damai,” tandasnya. (mys/nn)

Pewarta: Achmad S.
Editor: M. Yahya Suprabana

Loading...

Terpopuler