Connect with us

Politik

PPP Segera Buka Seleksi Pencalonan Kepala Daerah 2018

Published

on

Ketua Umum DPP PPP M. Romahurmuziy waktu sowan ke ke Ketua Majelis Syariah KH. Maimoen Zubair di Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (15/4/2017)/Foto: Dok. Istimewa
Ketua Umum DPP PPP M. Romahurmuziy waktu sowan ke Ketua Majelis Syariah KH. Maimoen Zubair/Foto: Dok. Istimewa/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan melakukan pendaftaran dan seleksi bakal calon kepala daerah secara terbuka pada Juni mendatang. Hal itu dilakukan PPP untuk menghadapi Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019.

“PPP menargetkan 30 persen atau 51 daerah kader menang dan 70 persen atau 119 dari 171 daerah pilkada 2018 yang diusung,” ujar Ketua Panitia Rapat Pimpinan Nasional II PPP Fadli Nurzal saat membacakan keputusan dan rekomendasi dalam jumpa persnya di Jakarta, Rabu (24/5/2017).

Fadli mengatakan, bahwa PPP juga akan memperkuat struktur dan percepatan konsolidasi organisasi secara tuntas. Selanjutnya setelah itu, PPP akan mempersiapkan diri meraih target tiga besar pemenang Pemilu 2019 melalui strategi dan program pemenangan.

“Dimana 2016 adalah sebagai tahun konsolidasi. Sementara 2017 sebagai tahun verifikasi dan kaderisasi. Pada 2018 sebagai seleksi dan 2019 sebagai kompetisi,” ucap dia.

Menurutnya, penguatan struktur dan percepatan konsolidasi organisasi merupakan agenda utama PPP. Fadlu mengatakan, konsolidasi tingkat provinsi hampir selesai 100 persen.

“Untuk konsolidasi tingkat kabupaten/kota telah selesai 50 persen dan konsolidasi tingkat desa/kelurahan 20 persen. Seluruh rangkaian konsolidasi organisasi secara nasional ditargetkan tuntas pada September 2017,” ungkap dia.

Sementara itu, diungkapkan Ketua DPP PPP M. Romahurmuziy saat menutup rapimnas, bahwa PPP berpesan agar Dewan Pimpinan Wilayah atau Cabang jangan pernah mengajukan calon kepala daerah yang bermasalah secara hukum.

“Baik yang sedang atau pernah bermasalah dengan hukum sebaiknya tidak dipilih untuk dicalonkan,” kata Romi. Selain itu, Romi menyampaikan, PPP harus terus menjunjung etika dalam proses pemenangan calon-calonnya.

Reporter: Richard Andika
Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler