Connect with us

Gaya Hidup

PPP Nunukan Produksi 2000 Masker Untuk Dibagikan Secara Gratis Kepada Masyarakat

Published

on

PPP Nunukan produksi 2000 masker untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

PPP Nunukan produksi 2000 masker untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Foto Kader dan Simpatisan PPP di Nunukan memproduksi masker, Minggu (12/4).

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – PPP Nunukan produksi 2000 masker untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Pandemi Corona telah membuat masyarakat meningkatkan kewaspadaan diri dengan menjalani pola hidup sehat hingga mengikuti physical distancing agar tidak terjangkit Covid-19. Namun mirisnya, masker yang menjadi salah satu alat pelindung diri (APD) yang vital kini justru menjadi barang langka ketika dibutuhkan.

Situasi ini telah menginisiasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Nunukan untuk memproduksi masker secara swadaya dengan melibatkan segenap kader dan simpatisannya bekerja siang dan malam untuk mencapai target 2.000 masker yang akan bagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

“Target kita 2000 masker insya Allah dalam 3 hingga 4 hari ke depan akan terpenuhi. Ini kami lakukan semata-mata karena nawaitu solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang saat ini kesusahan mendapatkan masker,” tutur Ketua DPC PPP Nunukan, Andi Mutamir kepada Pewarta, Minggu (12/4).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan tersebut menjelaskan bahwa pembuatan masker tersebut murni dikerjakan oleh para kader dan simpatisan partainya. Sementara sebagai bahan masker, kendati tak sama persis dengan masker pabrikan, Andi mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja memilih kain sebagaimana standar bahan masker pada umumnya.

Dalam pengerjaanya pun, Andi menegaskan bahwa pihaknya senantiasa menjaga steril dan safety mulai dari masih berwujud kain, saat memotong, menjahit hinga mengemasnya. Hal tersebut menurut Andi adalah untuk memastikan bahwa masker yang sampai di masyakat adalah produk langsung pakai dan bebas bakteri.

“Kita menghindari agar masker yang seharusnya menjadi pelindung justru malah menjadi penyebab berjangkitnya wabah,” tegas Andi.

Baca Juga:  Dukung Reshuffle, PKB Singgung Kegagalan Mentan

Sedangkan masyarakat yang akan menjadi target dari distribusi masker-masker produksi PPP Nunukan tersebut, saat ini telah dilakukan pendataan. Sehingga para penerima adalah pihak yang benar-benar membutuhkan. (ES/ed. Banyu)

Karena menurut Andi, dalam Physical Distance saat ini, banyak pihak yang memang kadang luput dari perhatian. Adakalanya, ungkap Andi, masyarakat yang mampu membeli tapi tak mampu mencari, pun kalau memesan via online tak jarang bahkan ada yang menjadi korban penipuan.

Dalam membagikan masker pun Andi mengungkapkan pihaknya tak sekedar sistem ‘bagi pergi’ namun akan disertai sosialisasi kepada masyarakat mengenai covid – 19 tersebut.  Hal tersebut karena Andi mengakui bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang salah pengertian terhadap virus Corona itu sendiri.

“Kadang masih kita temui masyarakat yang beranggapan bahwa kalau sudah berstatus ODP itu pasti PDP dan kalau sudah PDP sudah pasti pasien tersebut akan positif corona dan mati.  Anggapan seperti itu yang harus kita sadarkan yang tentunya dengan penyampaian yang dapat dimengerti oleh mereka,” pungkas Andi. (ES/ed. Banyu)

Loading...

Terpopuler