Connect with us

Lintas Nusa

PPP Nunukan Bagikan Makanan Berbuka Puasa Selama 5 Hari

Published

on

PPP Nunukan bagikan makanan berbuka puasa selama 5 hari. Aksi bagi-bagi makanan oleh DPC PPP Nunukan

PPP Nunukan bagikan makanan berbuka puasa selama 5 hari. Aksi bagi-bagi makanan oleh DPC PPP Nunukan, Rabu (14/5).

NUSANTARANEWS.CO,Nunukan – PPP Nunukan bagikan makanan berbuka puasa selama 5 hari. Memasuki penghujung bulan Ramadhan 1441 hijriyah, Pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nunukan melaksanakan pembagian makanan untuk berbuka puasa atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘ta’jil’ untuk mereka yang tengah menunaikan puasa.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP, Andi Mutamir menuturkan, pembagian ‘takjil’ sudah berlangsung sejak tanggl 11 Mei 2020 dan diagendakan berlangsung selama 5 hari. Menurut Andi, selain sebagai sarana memupuk keimanan, kegiatan tersebut juga sebagai edukasi kepada masyarakat terutama dalam menghadapi pademi Covid-19.

“Momentum Ramadhan dan pedemy covid-19 ini adalah saat yang tepat untuk menumbuh kembangkan rasa empati dan sikap solidaritas melalui berbagi kasih,” tutur Andi, Rabu (14/5).

Mengenai pendanaan, Andi menuturkan bahwa makanan tersebut bersumber dari sumbangan pengurus partai maupun kader dan pihak – pihak yang berbaik hati menyumbangkan sebagian rezekinya untuk berbagi kepada sesama masyarakat Nunukan.

“Alhamdulilah, hasil kumpulan dana partai ditambah kader dan donatur cukup untuk menyiapkan takjil selama 5 hari,” tandas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan tersebut

Andi menyebutkan, sebagai partai islam dan umat muslim, sudah sepatutnya para pengurus dan kadernya berbagi sebagian rezeki kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Pembagian takjil merupakan keputusan partai yang sepakat menyiapkan makanan berbuka puasa selama 5 hari yang totalnya sekitar 1.500 takjil. Adapun pembagian takjil dipusatkan di depan hotel Marani jalan Radio, Kecamaan Nunukan.

“Insyaalah ada 1.500 takjil kita bagikan kepada masyarakat yang melintasi jalan di depan hotel Marani Nunukan,” ungkap Andi.

Baca Juga:  Parpol Minus Pendidikan Politik

Terkait dengan pademi covid-19 saat ini, Andi berharap semua elemen bangsa mampu mengesampingkan ego dan kepentingan pribadi untuk bersama-sama memerangi penyebaran virus Corona tersebut. Karena tak mungkin bangsa ini akan menang melawan corona apabila tak bersatu padu dan searah.

“Virus Corona ini adalah wabah, selain tawakal kepada Allah, yang penting dilakukan adalah ikhtiar bersama-sama dalam kegotongroyongan. Apalagi Nunukan ini wilayah perbatasan yang juga pintu masuk warga negara lain,” tutupnya.

Sementara mengenai perkembangan kasus Corona di Nunukan, dari informasi Tim Gugus Percepatan Penanganan covid-19, diperoleh data sebagai berikut:

Orang Dalam Pemantauan (ODP) : 18 orang

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) : 3 Orang

ODP Selesai Pemantauan : 215 Orang

PDP Sembuh dan Negatif : 1 Orang

PDP Meninggal Dunia dan Negatif : 1 Orang

Orang Tanpa Gejala (OTG) : 99 Orang

OTG Selesai Pemantauan : 63

Pasien Positif Covid-19 : 36 Orang

(ES/ed. Banyu)

Loading...

Terpopuler