Lintas Nusa

Polres Tuban Akan Gencarkan Cyber Patrol

NUSANTARANEWS.CO – Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad menuturkan bahwa media adalah pilar keempat dari Negara demokrasi. Jadi masyarakat harus pandai dalam menggunakan media sosial. Selain itu kejelasan siapa yang menyebarkan informasi harus diketahui.

”Jadilah penyumbang yang cerdas, kalau ada manfaat disebar, kalau nggak, gak usah disebar,” katanya saat hadiri diskusi dan deklarasi Masyarakat Tuban Anti hoax, Jum’at (20/1/2017).

Terkait dengan tindakan untuk mecegah kejahatan medsos. Menurut Fadly peran orang tua adalah yang utama di dalam mengawal pengunaan handphone. Selain itu, pihaknya akan mengalakkan cyber patrol, di samping juga akan membentuk kelas inspirasi di Tuban.

Menurut Fadly, banyak kejahatan yang dilakukan di dunia maya. Sehingga, masyarakat harus tahu dan sadar betul. Langkah paling tepat untuk menanggulangi hoax adalah melihat media yang memberikan info tersebut.

”Medianya kredibel atau tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban, Pipit menuturkan hoax bukan hanya berita semata. Namun, iklan-iklan yang tidak bermanfaat juga termasuk di dalamnya.

Baca Juga:  Gelar FGD, Bentuk Keprihatinan Golkar Jatim Terhadap Krisis Pangan Global

Adanya berita-berita tidak benar dewasa ini yang menghiasi media di tanah air, kebanyakan diakibatkan oleh adanya oknum yang bekerja di media abal-abal yang berkeliaran mencari informasi yang tidak benar. Selain itu, dia juga menyarankan kepada segenap masyarakat jika mengetahui yang semacam itu untuk segera melaporkan kepada instansi yang berwenang.

”Dilaporkan saja, kami siap mendampingi jika diketemukan yang seperti ini,” uajrnya. (red-01)

Related Posts

1 of 1.704