Connect with us

Politik

PKB Bantah Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Pecah

Published

on

Anggota Komisi VIII Maman Imanul Haq/Foto nusantaranews (Istimewa)
Anggota Komisi VIII Maman Imanul Haq/Foto nusantaranews (Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO – Wakil Sekeretaris Jenderal DPP PKB Maman Imanulhaq membantah koalisi partai pendukung pemerintah pecah. Menurutnya, Pilkada DKI tidak berpengaruh pada soliditas koalisi partai pengusung capres Jokowi-JK di Pilpres 2014 lalu.

“Tidak ada efek saya melihatnya. Dalam politik adalah hal biasa kalau beda pilihan. Lagipula Pilgub (DKI) ini khan sifatnya sementara,” ujar Maman saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Maman mengatakan perbedaan pilihan politik tidak harus selalu sama secara permanen. Ia menyampaikan seluruh parpol pendukung pemerintah cukup terbuka dengan perbedaan pilihan politik di Pilkada DKI.

“Semua aktor politik besar memperlihatkan sikap yang baik di gelaran Pilgub DKI ini,” ucapnya.

Seperti diketahui, partai-partai pendukung pemerintah tidak memiliki opsi politik yang sama dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta. PDIP bersama Nasdem dan Hanura dengan ditambah Golkar mengusung cagub cawagub petahana DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat (Djarot). Sementara itu, PKB, PPP dan PAN bergabung dengan Demokrat yang mengusung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni. Selebihnya, Gerindra dengan PKS yang sejak awal menjadi partai oposisi pemerintah mengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno. (Hatiem)

Loading...

Terpopuler