Connect with us

Politik

Pimpinan DPR Anggap Penambahan Kuota Haji Bukan Prestasi

Published

on

Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinator Politik dan Keamanan, Fadli Zon)/Foto Istimewa/@fadlizon
Rapat persiapan keberangkatan Tim Delegasi @DPR_RI ke Asia-Pacific Parliamentary Forum 2017 (10/1/17)/Foto Istimewa/@fadlizon

NUSANTARANEWS.CO – Dalam perspektif pemerintah, penambahan kuota jamaah haji tahun ini merupakan prestasi. Namun berbeda dengan suara di parlemen, menurut pimpinan DPR hal itu bukan hal yang istimewa.

“Ini bukan prestasi luar biasa. Kebijakan serupa juga dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi kepada negara lain seperti India dan Qatar,” ujar Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Fadli menjelaskan kebijakan penambahan kuota jamah haji sebenarnya lebih dipengaruhi kondisi di Arab Saudi. Menurutnya, kebijakan Arab Saudi memberikan kelonggaran bagi negara-negara asal jamaah haji untuk menambah jumlah kuota.

Menurutnya, kebijakan berlaku bersamaan dengan selesainya renovasi Masjidil Haram. Secara otomatis, Fadli menejelaskan, daya tampung di area Masjidil Haram semakin luas dan bertambah.

Kendati demikian, Fadli menganggap penambahan kuota jamaah haji Indonesia masih tergolong minim. Disatu sisi, kata dia, antrian jamaah haji untuk berangkat ke tanah suci masih panjang dan harus menunggu bertahun-tahun.

Seperti diketahui, pemerintah mengeluarkan kebijakan menambah kuota jamaah haji hingga mencapai 221.000 orang. Bagi fadli, angka penambahan kuota jamaah haji hanya berkisar 10 ribu orang saja. (Hatim)

Komentar

Advertisement

Terpopuler