Connect with us

Politik

Pilgub Jabar: Ketika PDI Perjuangan Melirik Kader Terbaik Golkar

Published

on

Bupati Purwakarta, dan salah satu kader terbaik partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Andreas LA/Via Kompas.com

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Keinginan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusung calon kepala daerah dari kader internal partai sendiri tampaknya tak terwujud di Jawa Barat (Jabar). Meski memiliki sejumlah kader terbaik, PDI Perjuangan kini justru melirik kader parpol lain.

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengaku partainya kini tengah mempertimbangan untuk mengusung Dedi Mulyadi sebagai cagub Jabar. Hasto bahkan tak sungkan menyebut Dedi sebagai sosok pemimpin yang berdiri kokoh di atas kepribadian dan tradisi masyarakat Tanah Pasundan. “Dedi Mulyadi dinilai positif oleh partai,” kata Hasto, Jakarta, Kamis (21/12).

BACA JUGA: Anton Charliyan, Pejuang Batik Tanah Pasundan

Dedi Mulyadi adalah bupati Purwakarta dan salah satu kader terbaik Partai Golkar. Ia dinilai sebagai sosok pemimpin yang memiliki kinerja cukup baik selama memimpin Purwakarta. Bahkan, demi Dedi, Golkar membatalkan dukungannya kepada Ridwan Kamil. Dedi, adalah kader yang terlalu berharga untuk dicampakkan oleh partai pohon beringin.

PDI Perjuangan sendiri sebetulnya punya kader yang bisa diusung untuk menghadapi Pilgub Jabar 2018. Kata Hasto, PDI Perjuangan memang harus mendorong kader-kader internal partai. Namun, dia berkilah, partai juga membuka diri terhadap proses kepemimpinan di luar mesin partai sekalipun punya banyak pilihan di internal. “Kami punya banyak calon internal, ada beberapa nama,” kata dia sembari menyebut nama TB Hasanuddin, Puti Guntur Soekarnoputra dan Sutrisno (Bupati Majalengka).

Nama lain di luar PDI Perjuangan yang juga disebut Hasto ialah Anton Charliyan. Hasto mengaku, kesemua nama tersebut masih dalam proses pertimbangan internal partai. Dan desas desus yang berkembang, PDI Perjuangan kemungkinan besar bakal menudetkan Dedi Mulyadi dan Anton Charliyan.

Tapi, Hasto tak menjamin. PDI Perjuangan masih melirik dan memikirkan banyak pilihan, termasuk nama yang tak begitu pupoler didengar publik, Abdi Yuwana. Tapi, Hasto mengatakan Abdi Yuwana ini sosok yang memiliki catatan positif dalam membangun PDI Perjuangan. “Pak Anton (Charliyan) kami lihat track record-nya cukup positif, tapi saat bersamaan kami melihat sosok Abdi Yuwana,” ujar Hasto.

Baca Juga:  Antasari Azhar Berencana Masuk Partai, PDIP Buka Pintu

Terlepas dari itu, para pengamat politik memprediksi, PDI Perjuangan dan Golkar bakal berkoalisi di Jabar untuk sama-sama mengusung Dedi Mulyadi. (red)

Editor: Eriec Dieda/NusantaraNews

Loading...

Terpopuler