Connect with us

Rubrika

Petugas Apotik Temukan Bayi Terbungkus Tas Hitam di Pinggir Jalan Raya Pamekasan-Sumenep

Published

on

Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bayi di rumah Selfi Indriyani yang menemukan bayi. (Foto: nusantaranews.co/ Mahdi)

Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bayi di rumah Selfi Indriyani yang menemukan bayi. (Foto: nusantaranews.co/ Mahdi)

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Selfi Indriyani petugas Apotik Merdeka menemukan bayi laki-laki terbungkus tas warna hitam di pinggir jalan Raya Pamekasan – Sumenep, tepatnya di Desa Pragaan Laok Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, Jumat, 14 Februari 2020.

Selfi perempuan yang menemukan bayi itu  menecerita, bahwa dirinya hendak pulang dari tempat kerjanya, setelah sampai di timur Kantor Kecamatan Pragaan, tepatnya di depan gudang tembakau, saya bermaksut berhenti mau pasang baju hujan, karena waktu itu sedang hujan, tiba tiba terlihat tas warna hitam bergerak gerak, dan terlihat bedong bayi, setelah dilihat betul bayi. Tanpa berpikir panjang langsung dibawa pulang ke rumah di Dusun Somangkaan Desa Karduluk Kecamatan Pragaan.

“Waktu sekitar pukul 12:30 Wib, Saya perjalanan pulang dari tempat kerja, karena hujan saya berhenti untuk pasang baju hujan. Namun, terlihat ada tas warna hitam bergerak-gerak, saya lihat ternyata bayi,” ucap perempuan yang juga berstatus bidan itu.

Dia menerangkan di dalam tas itu juga terdapat baju bayi serta ari-ari yang masih belum di potong. Bayi itu sempat kenak hujan, karena setelah nyampek di rumah diambil dari tas, badan bayi sudah biru-biru.

“Bayi yang temukan itu tidak menangis hanya bergerak-gerak saja. Baru menangis setalah tali pusar hendak mau dipotong,” ceritanya.

Sementara Aariyatin Bidan Desa Karduluk menerangkan bayi itu dalam keadaan sehat, ditemukan berat badan 2.800 gram, sedangkan panjang bayi itu ditemukan 50 cm.

“Alhamdullah bayinya normal semua, berat badannya ideal,” jelasnya .

Dari amatan bidan itu bayi tersebut lahir sendiri tanpa bantuan orang lain, soalnya jika lahir di bidan lansung kepotong ari-arinya. Jika lahir sendiri memang ari-arinya menempel dengan tali pusarnya. Lahir normal sengaja dibuang langsung sama ibunya.

“Jarak lahir dari temukan bayi itu sekitar 2 jam,” jelasnya.

Sementara IPTU A. Supriadi Kapolsek Prenduan membenarkan jika ada warga Dusun Somangkaan Desa Karduluk menemukan sesosok bayi laki-laki di Jalan Raya Pamekasan – Sumenep tepatnya di Desa Pragaan Laok. Pihaknya sudah melakukan pengecekan di lokasi penemuan, serta bersama tim medis melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bayi.

Sejauh ini pihak kepolisian akan melakukan penelusuran terhadap orang tua bayi, karena pasti bayi itu ada orang tuanya.

“Kita akan melakukan penelusuran terhadap siapa orang tua si bayi, jika dilihat dari tempat penemuan yang membuang bayi itu datang dari arah barat,” jelasnya.

Pewarta : M. Mahdi
Editor: Ach. Sulaiman

Loading...

Terpopuler