Hukum

Petinggi Pramount Kabur Ke Singapura Lewat Jalan Tikus

Eddy Sindoro
Eddy Sindoro

NUSANTARANEWS.CO – Petinggi Pramount Kabur Ke Singapura Lewat Jalan Tikus. Petinggi PT Paramount Enterprise Eddy Sindoro sudah beberapa kali tidak memenuhi panggilan penyidik KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji terkait pengajuan permohonan peninjauan kembali yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Eddy sedang tidak berada di Indonesia. Dia diduga tengah berada di Singapura saat ini.

Sementara itu Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi Ronnie F Sompie mengaku tidak mengetahui mengenai keberadaan Eddy Sindoro saat ini. Dia menyebut dalam arus lalu lintas yang dimiliki Imigrasi belum ada bukti bahwa Eddy telah meninggalkan Indonesia.

“Tapi jalan tikus kita kan banyak, tahu dulu Gayus waktu dia keluar lewat Nunukan bisa sampai di Singapura, jadi yah bisa saja,” katanya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/6/2016).

Dalam kasus ini, KPK telah meminta Ditjen Imigrasi untuk melakukan pencegahan terhadap Mantan PNS MA Royani, dan Chairman PT Paramount Enterprise Eddy Sindoro.

Baca Juga:  Bagan Suap Rp 4 M di Kasus Richard Mille, Tony Sutrisno: Hoax, Justeru Irjen Syahardiantono Bantu Saya

Diakui Ronnie, Eddy memang pernah berada di Singapura sebelum KPK mengajukan surat cegah ke Ditjen Imigrasi. Namun dia membantah Eddy kabur ke Singapura lantaran mendapatkan bocoran informasi dari Ditjen Imigrasi.

“Ya tidak mugkin dong kami bocorkan informasi. Sekarang gini, bagaimana imigrasi tahu seseorang dicekal sementara yang mencekal itu kan aparat yang menangani kasus, imigrasi kan hanya bisa melayani. Kalau sudah ada permintaan cegah, kita bisa mencegah,” dalihnya.

Sebagai informasi selain Royani, KPK juga tengah memburon Edy Sindoro. Berbeda dengan Royani yang dianggap sebagai saksi kunci, Eddy justru diduga terlibat kasus suap dalam salah satu perkara yang sedang diurus di tingkat MA, yaitu sengketa antara PT Direct Vision sebagai bagian dari Lippo Group dan Astro, korporasi yang berasal dari Malaysia dan Belanda.

Ditambah lagi, Eddy Sindoro juga diketahui pernah menduduki sejumlah jabatan penting di kelompok usaha Lippo Group, seperti Wakil Presiden Direktur dan CEO PT Lippo Cikarang Tbk, Presiden Komisaris PT Lippo Cikarang Tbk, Presiden Komisaris PT Pacific Utama Tbk, Komisaris PT Lippo Karawaci Tbk, dan sejumlah anak perusahaan lainnya. (Restu)

Related Posts

1 of 3,049