Connect with us

Mancanegara

Pesawat Pengintai AS Curigai Aktivitas Korea Utara

Published

on

Pesawat pengumpul data intelijen (intelligence-gathering) Amerika Serikat, Cobra Ball. (Foto: Kadena/DNA/RODN)

NUSANTARANEWS.CO – Pesawat pengintai milik Amerika Serikat mengklaim mereka melihat aktivitas mencurigakan di Korea Utara. Korut tampaknya telah mendirikan sebuah lokasi peluncuran ICBM di Pantai Barat mereka di wilayah Kusong.

Dua pesawat pengintai juga dilaporjan berada di langit saat AS berusaha memverifikasi apakah tempat tersebut akan digunakan untuk peluncuran rudal antar belia atau ICBM.

Cobral Ball adalah pesawat pengumpul data intelijen (intelligence-gathering) dengan mendekati analisis pengumpulan dan penyebaran real-time ke TKP, yang dilengkapi dengan radar yang kuat dan akurat mendeteksi rudal balistik. Pesawat ini digunakan AS untuk memantau semua kegiatan uji coba rudal terbaru Korea Utara.

Cobra Ball adalah Boeing RC-135 memiliki kecepatan maksimal 993 km per jam, rentang sayap 40 meter, jarak tempuh 5.550 km, panjang 42 meter serta tipe mesin CFM Internasional CFM56.

Bersamaan dengan temuan Cobra Ball ini, Korea Utara juga dilaporkan merilis gambar propaganda untuk mengumumkan kepada seluruh warga Korea Utara bersiap untuk berperang dengan Amerika Serikat.

Kekhawatiran akan meletusnya konflik militer di Semenanjung Korea semakin meningkat di hari-hari terakhir. Apalagi Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa dia akan mengahancurkan secara total rezim Kim Jong-un.

Jika perang meletus, kemungkinan komposisinya masih tetap sama. AS dibantu negara-negara sekutu, sementara Korea Utara ada Rusia dan China berada di balik layarnya. (ed/daily star)

(Editor: Eriec Dieda)

Loading...

Terpopuler