Connect with us

Mancanegara

Pesawat Pembom China Terbang di Dekat Guam, Amerika Serikat Geram

Published

on

Pesawat pembom China terdeteksi terbang di dekat Guam, pulau milik Amerika Serikat. ( AP Photo/ Mark Schiefelbein)

NUSANTARANEWS.CO – Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat HR McMaster memperingatkan China setelah pesawat pembom negara tersebut baru-baru ini terbang di dekat Pulau Guam milik AS. HR McMaster tidak senang dengan ulah pesawat pembom China itu dan secara terselubung mengancam Beijing. Ia menilai, ulah pesawat pembom tersebut beroperasi di kawasan yang bukan merupakan bagian dari kepentingan nasional China.

McMaster berpidato doi Washington DC menyikapi ulah China ini pada Jumat lalu. Ia geram dengan keputusan pembom China yang menggelar latihan menghancurkan nuklir di dekat instalasi militer AS di Samudera Pasifik. Latihan itu dilakukan menjelang kunjungan presiden Donald trump ke kawasa Pasifik di antaranya Jepang, Korea Selatan, China, Vietnam dan Filipina.

“Saya pikir Amerika Serikat mengakui bahwa segala jenis usaha militer seperti itu bukan merupakan bagian dari kepetingan China,” ujar McMaster.

Sikap China yang mengerahkan pembomnya ke dekat Guam ini disebut-sebut akan menjadi pembahasan Trump dan Xi Jinping.

Pembom berat H-6K Badger yang berbasis di daratan China yang dilengkapi dengan rudal jelajah tipikal 1000 mil terbang di dekat Guam. Saat bersamaan, Trump tengah mampir ke Hawai sebelum ke Pearl Harbor dan betolak ke Asia. Saat ini, Trump sudah tiba di Jepang.

“Diplomasi adalah usaha utama kami,” McMaster menegaskan, terkait perjalanan presiden AS.

McMaster menambahkan, kekuatan militer adalah sebuah pilihan yang tetap akan menjadi pertimbangan jika ancaman terus menerus membayang-banyangi Amerika. (ed)

Editor: Eriec Dieda/NusantaraNews

Terpopuler