Connect with us

Mancanegara

Pertegas Klaim, Cina Gelar Latihan Militer di Empat Wilayah Laut

Published

on

Pertegas klaim, Cina gelar latihan militer di empat wilayah laut sebagai sebuah simulasi konkrit

Pertegas klaim, Cina gelar latihan militer di empat wilayah laut sebagai sebuah simulasi konkrit menyusul latihan militer bulan lalu. Beijing tampaknya ingin menggunakan latihan tersebut sebagai penegasan klaim kepentingannya di kawasan/Foto: SCMP

NUSANTARANEWS.CO, Beijing – Pertegas klaim, Cina gelar latihan militer di empat wilayah laut sebagai sebuah simulasi konkrit untuk menunjukkan kesiapannya menghadapi konfrontasi langsung melawan Amerika Serikat (AS) dan Taiwan secara bersamaan yang sekaligus menunjukkan kemampuan Beijing dalam kecepatan memobilisasi pasukan.

Badan Keselamatan Maritim telah mengeluarkan pengumuman di empat lokasi sejak hari Jum’at (21/8) yakni dua di Laut Cina Selatan, satu di Laut Cina Timur, satu lagi di utara di Laut Kuning, dan satu lagi di Teluk Bohai, teluk terdalam di Laut Kuning serta perairan di sebelah tenggara Pulau Hainan akan ditutup saat latihan berlangsung pada hari Senin (24/08/2020) hingga Sabtu (29/08/2020). Hainan menjadi salah satu pangkalan untuk dua kapal induk Cina.

Pada hari yang sama, di utara Hainan tetapi masih di selatan Cina, sebuah daerah di provinsi Guangdong di Laut Cina Selatan juga telah ditutup untuk lalu lintas laut saat latihan berlangsung.

Di Laut Cina Timur, angkatan laut PLA baru-baru ini melakukan latihan udara untuk berlatih pertempuran segala cuaca, kata Komando Timur di Weibo, pada hari Minggu.

Area Laut Kuning di lepas Lianyungang dibatasi dari Sabtu hingga Rabu selama latihan angkatan laut dengan tembakan langsung, sementara area di lepas pantai Tangshan di Teluk Bohai telah ditutup sejak Senin dan akan tetap demikian hingga 30 September selama latihan militer berlangsung.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengungkapkan bahwa sikap konfrontasi terhadap Cina adalah untuk menentang klaim ilegal maritim Beijing di hampir seluruh wilayah Laut Cina Selatan yang “sepenuhnya melanggar hukum”.

Baca Juga:  Pengusaha Muda Sumenep: Masa Depan Bisnis Dunia Berada di Pertanian

Beijing bereaksi keras atas pernyataan Pompeo dengan mengatakan bahwa kedaulatan dan klaim maritim Cina di Laut Cina Selatan sejalan dengan hukum internasional. Tak hanya bereaksi keras, Beijing pun menunjukkan kesiapannya mempertahankan klaim dengan menggelar latihan militer.

Beijing sebelumnya juga telah menggelar latihan militer di Laut Cina Selatan pada bulan lalu. Beijing tampaknya ingin menggunakan latihan tersebut sebagai penegasan klaim kepentingannya di kawasan. (Banyu)

Loading...

Terpopuler