Connect with us

Hankam

Persempit Gerak Teroris, Gubernur Jatim Didesak Segera Keluarkan Pergub Toleransi

Published

on

gerak teroris, gubernur jatim, pergub toleransi, kehidupan masyarakat, dprd jatim, nusantaranews

Ketua Komisi A DPRD Jatim Mayjen TNI (purn) Istu Hari Subagio saat ditemui di kantornya, Kamis (14/11/2019). (Foto: Setya W/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Prihatin atas peristiwa aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Meda, Sumut, Rabu (13/11/2019) dan sebagai antisipasi adanya aksi terorisme lanjutan di Jatim, Komisi A DPRD Jatim mendesak gubernur Jatim untuk segera menerbitkan Pergub sebagai landasan penerapan dari Perda No 8 tahun 2018 tentang penyelenggaraan toleransi kehidupan masyarakat.

“Perda toleransi ini merupakan cikal bakal upaya Pemprov melakukan pencegahan atau antisipasi perkembangan radikalisme dan terorisme di Jatim. Kita bisa bergerak secara teknis kalau ada Pergubnya. Oleh sebab itu kita mendesak gubernur secepatnya membuat pergub tentang toleransi tersebut,” kata Ketua Komisi A DPRD Jatim Mayjen TNI (purn) Istu Hari Subagio saat ditemui di kantornya, Kamis (14/11/2019).

Mantan Pangdam Bukit Barisan ini mengatakan Perda toleransi yang digagas oleh DPRD Jatim ini telah diakui ditingkat nasional dalam antisipasi penyebaran teroris.

”Dan tentunya kalau pergub ini segera dikeluarkan tentunya deradikalisasi segera bisa dilakukan untuk mempersempit pergerakan teroris di Jatim,” imbuh mantan gubernur Akmil Magelang ini.

Baca juga: Soal Insiden Bom Bunuh Diri di Medan, Mahfud MD Minta Masyarakat Tak Selalu Sudutkan Aparat Keamanan

Ditambahkan oleh politisi Partai Golkar ini, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan pasca aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan kemarin.

“Kalau ada tetangga atau orang yang mencurigakan segera lapor ke pihak kepolisian terdekat karena hal ini merupakan sebagai upaya untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan meningkatkan kewaspadaan secara otomatis akan mempersempit gerak dari teroris,” tandasnya.

Baca Juga:  Diduga Sertifikat Palsu, BPWS Dituding Caplok Lahan Warga Madura

Sekadar diketahui, aksi bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Meda, Rabu (13/11/2019). Dalam aksi bom bunuh diri tersebut, terungkap pelaku bernama Rabbial Muslim Nasution (24) warga Medan. Dalam aksi tersebut, selain menewaskan pelaku, juga mengakibatkan 6 orang dari pihak kepolisian serta warga mengalami luka-luka.

Pewarta: Setya W

Loading...

Terpopuler