Connect with us

Hukum

Periksa Empat Anggota Polri yang Mangkir, KPK Terbangkan Tim Penyidik Ke Poso

Published

on

Ilustrasi/NUSANTARANEWS.CO

Ilustrasi/NUSANTARANEWS.CO

NUSANTARANEWS.CO – Periksa Empat Anggota Polri yang Mangkir, KPK Terbangkan Tim Penyidik Ke Poso. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengusutan atas kasus suap Panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, untuk itu KPK akan mengirim tim penyidik ke Poso untuk mendalami kasus tersebut dan mengumpulkan barang bukti. Pengusutan hingga Poso ini dilakukan KPK lantaran empat saksi kasus tersebut yang tidak lain merupakan ajudan Nurhadi sedang mendapat rotasi penugasan dalam operasi Tinombala, Poso. Namun pemeriksaan ke Poso itu tentu dengan mempertimbangkan beberapa pertimbangan.

“Saat ini sedang diupayakan untuk bisa dilakukan pemeriksaan di Poso terhadap empat orang anggota Polri yang sekaligus ajudan Nurhadi itu,” tutur Ketua KPK Agus Rahardjo di Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Teknisnya, lanjut Agus, masih akan dibahas lebih lanjut lagi bersama Mabes Polri. Kemungkinan empat orang tersebut akan diperiksa di Markas Kepolisian Resor Poso, Sulawesi Tengah. Saat ditanya soal waktu pemeriksaannya? Agus mengaku belum bisa memastikan. Hal tersebut juga masih akan dibahas lebih lanjut. “Itu nanti diatur, saat ini masih dalam proses pembahasan antara KPK dan Mabes Polri,” kata Agus.

Empat anggota Polri tersebut adalah Brigadir Ari Kuswanto, Brigadir Dwianto Budiawan, Brigadir Fauzi Hadi Nugroho, dan Inspektur Dua Andi Yulianto.

Ditempat yang sama, Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengungkapkan bahwa keempat anggota Polri ini merupakan ajudan dari Nurhadi. Jadi, salah satu alasan pokok KPK berkukuh memeriksa keempat anggota Polri itu lantaran mereka semua diduga mengetahui gerak-gerik Nurhadi melakukan tindak pidana yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Keempatnya diperiksa karena kami menduga anggota polri itu mengetahui apa hal-hal yang terkait dengan kondisi dan lingkungan dirumah dan apa yang dilakukan dia terkait dengan kasus ini. Iya dia diperiksa sebagai saksi DAS, jadi dia diduga mengetahui beberapa hal yang berkaitan dengan Nurhadi,” tandas Yuyuk. (Restu)

Baca Juga:  Spektrum Pertempuran Semakin Dinamis, Pengembangan Postur Prajurit TNI AD Menjadi Sebuah Keniscayaan

Loading...

Terpopuler