Perang Yaman: Pertahanan Udara Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan AS

Perang Yaman: Pertahanan Udara Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan AS
Perang Yaman: Pertahanan Udara Yaman tembak jatuh drone buatan AS/Foto: tasnim News

NUSANTARANEWS.CO, Sanaa – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree mengatakan bahwa pertahanan udara Yaman telah menembak jatuh sebuah pesawat mata-mata Boeing Insitu ScanEagle buatan Amerika Serikat (AS) yang dioperasikan oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi saat melakukan pengintaian di distrik Harad pada Selasa pagi dalam sebuah posting di Twitter.

Kantor Pers Yaman juga melaporkan bahwa di Ma’rib, garis depan medan pertempuran ratusan gerilyawan telah membelot dan bergabung dengan angkatan bersenjata Yaman.

Menurut Kantor Pers berbahasa Arab itu, 40 komandan dan wajib militer dari Brigade 310 dan 114 koalisi pimpinan Saudi membelot meninggalkan kamp pasukan koalisi di distrik Wadi Ubaida dan melakukan perjalanan ke posisi angkatan bersenjata Yaman di distrik al-Jubah.

Pasukan koalisi pimpinan Ara Saudi yang didukung AS melakukan invasi ke Yaman pada Maret 2015 untuk menguasai kekayaan sumber daya alam Yaman dengan dalih mendukung Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi yang digulingkan rakyatnya.

Invasi ini bahkan mendapat bantuan senjata dan logistik dari AS dan negara-negara Barat lainnya yang digunakan untuk membantai rakyat Yaman. Hingga hari ini, ratusan ribu orang Yaman gugur dan menjerumuskan negara itu ke dalam krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Namun belakangan, militer Yaman dan para pejuang anti penjajahan semakin kuat bahkan mampu membalas serangan ke wilayah strategis di Arab Saudi dengan drone dan rudal jelajah – yang membuat AS dan Barat mengecam serangan balasan Yaman tersebut???

Baru-baru ini, menurut sumber-sumber lokal, dilaporkan pula bahwa kamp militan yang didukung UEA – di perbatasan antara provinsi Ma’rib dan Shabwah didera ledakan dahsyat.

Baca Juga:  Di Tengah Perang Yaman, AS-Arab Saudi Teken Pembelian Senjata Senilai 1 Miliar Dolar

Ledakan lain juga mengguncang pusat komando militan yang didukung Saudi. Belum ada laporan mengenai korban dan kerusakan.

Secara terpisah, jaringan televisi Yaman al-Masirah melaporkan bahwa jet-jet tempur Saudi berulang kali membombardir berbagai target di provinsi Hajjah pada Senin malam.

Jet tempur Saudi juga dilaporkan melancarkan empat serangan udara di distrik Harad dan distrik Hayran. (Banyu)