Gaya HidupSpiritualTerbaru

Penutupan Sementara MT Nurul Iman dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Penutupan Sementara MT Nurul Iman dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Penutupan Sementara MT Nurul Iman dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

NUSANTARANEWS.CO, Kota Depok – Penutupan Sementara MT Nurul Iman dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Majlis Ta’lim Nurul Iman Rt 05/Rw 10 Kelurahan Pangasinan Sawangan Kota Depok melakukan penutupan sementara kegiatan majlis ta’lim, Sabtu (3/4).

Hadir dalam acara tersebut ketua Rt 005/10 Bpk Lollong Manting Awi, ketua MT Nurul Iman Ibu Sri Wahyuti, Ustadz Choirul Soleh pengasuh Malis Taklim Nurul Iman, Ibu ketua Rw 10 kelurahan pangasinan, jamaah majlis ta’lim Nurul Iman dan masyarakat umum.

Ketua Majlis Ta’lim Nurul Iman Rt 05 Sri Wahyuti menuturkan bahwa acara ini sederhana saja, yaitu sekedar silaturahmi Anggota Majlis taklim dan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Harapannya adalah semoga semua ilmu-ilmu yang didapatkan di pengajian selama setahun ini dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kwalitas dan kwantitas ibadah kita agar semakin baik lagi.

Baca Juga:  Rakernas, Fraksi Gerindra Se Jatim Kompak Lamar Prabowo Maju Pilpres 2024

Disamping acara silaturahmi dan penutupan pengajian sementara ini, juga diadakan kegiatan santunan anak yatim. Sebanyak 25 anak yatim mendapat santunan yang bersumber dari kas majlis ta’lim dan donasi dari para anggota majlis taklim Nurul Iman. “Semoga dengan kegiatan ini dapat dijadikan motivasi untuk lebih semangat lagi dalam meningkatkan nilai ibadah dalam bentuk kegiatan sosial kemasyarakat,” harap Ibu Yuti panggilan akrabnya.

Dalam kesempatakan itu, Ketua Rt 05 Lollong Manting Awi mengatakan bahwa momen ini menjadi sangat penting baginya karena ini adalah acara pertamanya sejak menjadi ketua Rt disini. Selanjutnya, Ketua RT menyampaikan bahwa, penting menjadikan Al Qur’an, Sunnah Nabi, dan aturan yang ada sebagai pedoman kehidupan dalam segala bidang. Banyak juga yang mengaku muslim dan pengikut Nabi Muhammad, namun sesungguhnya justeru jauh dari Al Quran dan Sunnah Nabi itu sendiri – sudah banyak yang mengingatkan tetapi yang terjadi justru ego dan keras kepala. “Terhadap mereka semoga Allah Swt memberikan petunjuk baginya, kata Ketua Rt.

Baca Juga:  Kembangkan Usaha Masyarakat, Diskop UKM dan Perindag Sumenep Gelar Seminar Strategi Branding IKM

“Seyogyanya sebisa mungkin kita melakukan kegiatan keagaman berdasarkan Al Qur’an dan hadis. Sebab itulah tuntunan kita. Tapi juga jangan mengesampingkan aturan serta regulasi yang ada di lingkungan kita yang mengacu pada peraturan pemerintah. Termasuk juga dalam pengelolaan dana umat. Sekecil apapun yang dikeluarkan untuk kebutuhan pembangunan masjid, kegiatan keagamaan dan sosial harus ada transparansi dan keterbukaan terhadap masyarakat,” tegas Pak Awi panggilan akrab sehari-harinya.

Di akhir acara, ada pembagian bingkisan melalui doorprize. (DA)

Related Posts

1 of 1.525