Connect with us

Hankam

Pentagon Mulai Sebar Senjata Nuklir Baru di SSBN Kelas Ohio

Published

on

Pentagon Mulai Sebar Senjata Nuklir Baru

Pentagon mulai sebar senjata nuklir baru di kapal selam/foto: portside.org

NUSANTARANEWS.CO – Pentagon mulai sebar senjata nuklir baru. Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengatakan telah mengerahkan hulu ledak nuklir berdaya ledak kecil untuk diluncurkan dari kapal-kapal selam. Pentagon menegaskan bahwa senjata nuklir “low-yield” ini dapat meningkatkan kemampuan pencegahan AS – sekaligus mengurangi risiko perang nuklir.

Namun para ahli kontrol senjata lebih percaya bahwa senjata-senjata ini justru menghilangkan batas untuk masuk ke kancah perang senjata nuklir, dan membuat perang nuklir skala penuh lebih terbuka.

Angkatan Laut AS tampaknya kini mulai menyebarkan hulu ledak nuklir berdaya ledak rendah W76-2 untuk rudal balistik berbasis kapal selam (submarine-launched ballistic missiles) atau SLBM.” Senjata nuklir baru ini merupakan modifikasi dari hulu ledak W-76 yang sudah ada sebelumnya, yang digunakan untuk mempersenjatai rudal Trident II (D-5) yang diluncurkan dari kapal selam, sehingga senjata baru itu tidak menambah jumlah total senjata nuklir di AS.

Jenderal John Hyten, Wakil Ketua Kepala Staf Gabungan juga menegaskan bahwa, “Penyebaran persenjataan nuklir kita hari ini lebih kecil daripada sebelum penyebaran senjata baru ini, tegas Hyten kepada CNN.

John Rood, wakil menteri pertahanan untuk kebijakan mengatakan bahwa persyaratan senjata nuklir berdaya ledak rendah itu dimaksudkan untuk mengatasi musuh potensial, seperti Rusia – yang percaya bahwa penggunaan senjata nuklir baru tersebut akan memberi mereka keuntungan atas AS dan sekutunya, kata Rood, dan menambahkan, bahwa tidak ada keuntungan untuk membatasi persenjataan nuklir karena AS dapat secara kredibel dan tegas menanggapi setiap skenario ancaman, ujar Rood.

Penempatan hulu ledak nuklir berdaya ledak rendah tersebut di kapal selam rudal balistik AS (SSBN) pertama kali dilaporkan oleh Federasi Ilmuwan Amerika pada minggu lalu yang mengatakan bahwa hulu ledak nuklir tersebut telah dipasang pada rudal Trident II di kapal selam bertenaga nuklir kelas Ohio SSBN Tennessee yang beroperasi di Samudra Atlantik.

Baca Juga:  TelkomGroup Menangkan 3 Kategori International Customer Experience Awards

Federasi ilmuwan juga menjelaskan bahwa W76-2 memiliki daya ledak sekitar lima kiloton atau lebih rendah daripada bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki.

Sekilas info, kapal selam rudal balistik adalah kapal selam yang mampu meluncurkan rudal balistik dari kapal selam. Simbol klasifikasi lambung Angkatan Laut AS untuk kapal selam rudal balistik adalah SSBN – SS menunjukkan kapal selam, N menunjukkan nuklir.

National Defense Authorization Act (NDAA) versi Senat TA 2020 telah mengesahkan penyebaran senjata nuklir baru tersebut di kapal selam. RUU terakhir telah disetujui oleh kedua kamar, dan Presiden Donald Trump pun mengesahkan penyebaran senjata nuklir baru tersebut. (Agus Setiawan)

Loading...

Terpopuler