Connect with us

Ekonomi

Pengelolaan PSSI Secara Bersih Dinilai Berdampak Ekonomi

Published

on

PSSI (Foto Istimewa)

PSSI (Foto Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pengelolaan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara bersih dan profesional disebut akan membawa dampak terhadap kemajuan iklim sepakbola dalam negeri. Selain itu bisa pula berdampak pada ekonomi. Seperti penjualan tiket dan merchandise.

“Saya meyakini, jika bersih dan profesional, sepak bola Indonesia akan memberi dampak ekonomi yang tidak kecil,” kata Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Reni Marlinawati, dikutip dari Antara, Selasa (22/1/2019).

Baca Juga: Keputusan Edy Rahmayadi Mundur Dinilai Gentleman

Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan pasca mundurnya Edy Rahmayadi dari ketua umum PSSI, menurutnya bisa dijadikan sebagai momentum memperbaiki sepak bola Indonesia. Dirinya berharap dengan kepemimpinan yang baru, PSSI lebih baik dan menuai banyak prestasi.

“Saatnya PSSI lebih baik dan sepakbola Indonesia berprestasi,” jelasnya.

Reni mengaku apresiasi atas keputusan Edy Rahmayadi yang mengundurkan diri. Sebab menurutnya mengelola PSSI tidak bisa dijadikan sampingan. Harus fokus.

“Saya apresiasi keputusan Pak Edy mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI. Mengelola PSSI tidak bisa dilakukan dengan sambilan,” ujarnya.

Sebagai informasi, keputusan mantan Pangkostrad itu mundur dari Ketum PSSI menjadi pembeda dengan sejumlah mantan Ketum PSSI sebelumnya. Dari empat kepemimpinan Ketum PSSI terakhir, rata-rata mereka dilengserkan secara paksa.

Berbeda dengan Edy Rahmayadi yang secara tegas menyatakan mundur. Keputusan itu ia sampaik pada Kongres PSSI 2019 di Hotel Sofitel pada Minggu (20/1) kemarin. Ia sendiri menegaskan tak ada satu pihak pun yang menekannya sehingga harus lengser.

Editor: Romadhon

Terpopuler