Connect with us

Politik

Pengamat: Penyerang Ulama Tak Ada Kaitannya Orang Gila

Published

on

Penganiayaan terhadap Ustadz Prawoto dan KH Umar Basri (Foto Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pengamat Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto, mengatakan bahwa maraknya beberapa kasus tak mengenakkan yang menimpa ulama, disebut tidak ada kaitannya dengan orang gila ataupun penganiyaan. Ia mencontohkan dengan kasus yang terjadi Palmerah.

“Di Palmerah ada Ustad dikeroyok orang, yang ternyata dia (pengroyok ustad) memang tidak terima, diusir ketika nongkrong. Jadi tidak ada kaitan dengan orang gila, atau penganiayaan ulama. Jadi itu salah paham,” kata Wawan saat isi acara yang diselenggarakan Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Begitupun di Aceh, kasus orang gila diamankan di masjid. “Tapi tidak ada penganiayaan. Disitu (media sosial) disebut penganiayaan,” ungkapnya.

Sekalipun menganggap kasus-kasus menimpa ulama baru-baru ini dianggap tak ada kaitannya dengan orang gila ataupun penganiyaan, namun ia pada kesempatan yang sama justru menuding bahwa penggunaan orang gila dalam kasus penganiyaan ulama disebut sebagai upaya untuk menutupi aktor intelektual di balik penyerangan tersebut.

Baca Juga: Orang Gila Serang Ulama Untuk Tutupi Aktor Intelektualnya

Wawan tak menjelaskan, siapa yang dimaksud dengan tokoh intelektual tersebut. Namun lanjut dia, di dalam pasal hukum, orang gila tidak bisa dikenai sanksi pidana.

“Penggunaan orang gila sebenarnya ditujukan untuk tidak menyentuh aktor intelektualnya. Di dalam pasal hukum, bukti dan saksi sangat penting,” ujar Wawan, rabu (4/4/2018).

Tujuannya tak lain adalah untuk menimbulkan ketakutan di masyarakat. Menciptakan kepanikan dan ketidakpercayaan kepada sistem keamanan. “Ya supaya tidak percaya pada pemerintah,” ungkapnya.

Meski hal itu masih asumsi, karena aktor intelektualnya tak tersentuh, namun dirinya mengaku bisa merasakan keberadaannya. Menurutnya, tidak mudah menemukan posisi dan identitas dalang di balik penyerangan terhadap ulama.

Baca Juga:  All Out Menangkan Jokowi, Golkar Jatim Target Menang Pileg 2019

Editor: Romadhon

Loading...

Terpopuler