Connect with us

Hukum

Pengamat: Buwas Tidak Penuhi Syarat Normatif Jadi Kapolri

Published

on

Komjen Budi Waseso/Foto via JPNN

Komjen Budi Waseso/Foto via JPNN

NUSANTARANEWS.CO – Keinginan Budi Waseso menjadi Kapolri ditentang pengamat kepolisian Hermawan Sulistyo. Menurutnya, Buwas, sapaan akrab Budi Waseso tidak memenuhi syarat normatif untuk menggantikan posisi Badrodin Haiti sebagai orang nomor satu di tubuh Polri.

“Syarat jadi Kapolri itu minimal jadi Kapolda tipe A, Buwas itu pernah jadi Kapolda tapi tipe B di Papua,” kata dia di Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Lihat: Buwas Kepincut Jadi Kapolri.

Buwas sempat menyatakan niatnya memimpin Polri. Pernyataan ini jelas membuat kegaduhan baru yang sebenarnya tidak perlu. Guna memuluskan niatnya, Buwas juga sempat melontarkan wacana bahwa calon Kapolri bisa dijabat oleh jenderal bintang dua. Bahkan, Ketua Presidium IPW Neta S Pane menuding pernyataan Buwas tersebut membuka kontroversi baru karena jika bintang dua menjadi Kapolri jelas melanggar pasal 11 UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri yang menyebutkan bahwa dalam memilih calon Kapolri harus memperhatikan karir dan jenjang kepangkatan.

Baca juga: Buwas Diminta Jangan Bikin Kontroversi Lagi

Selain itu, sambung Hermawan, Buwas tidak menempuh pendidikan Strata Satu (S1) di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). “Jadi tunggu saja kodok ngorek di Istana,” tandasnya. (Achmad)

Loading...

Terpopuler