Connect with us

Mancanegara

Pence Pastikan Akhir 2018 Kedubes AS di Tel Aviv Pindah ke Yerusalem

Published

on

Mike Pence, Benjamin Netanyahu

NUSANTARANEWS.CO – Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence memastikan Kedubes Amerika akan dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem di penghujung tahun 2018.

Pence menegaskan rencana kontroversial tersebut di hadapan anggota parlemen Israel yang tentu saja dibalas dengan tepuk tangan meriah dan antusias.

“Amerika berdiri bergandengan dengan Israel. Kami berdiri bersama karena kami memiliki tujuan searah. Nilai yang anda anut adalah juga nilai-nilai bagi kami dan pertarungan yang anda perjuangkan adalah juga perjuangan kami,” kata Pence seperti dikutip Al Jazeera.

Pidato Pence ini bersamaan dengan insiden perkelahian pecah di komplek Masjid Al-Aqsha, Palestina di mana mereka dibubarkan oleh pertugas keamanan saat mengangkat poster protes atas tindakan AS.

“Kami berdiri bersama Israel karena kami percaya kesalahan, kebaikan dan kejahatan serta kebebasan atas tirani,” seru Pence.

Kedutaan AS disebut telah mengundang kelompok pemrakarsa gerakan pemukim di Tempi Barat untuk menghadiri pidato Pence di Knesset. Dan Duta Besar AS untuk Israel David Friedman disebut-sebut adalah sosok pendukung utama pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Ia juga diduga selama ini telah menyumbangkan sejumlah dana besar untuk pemukiman ilegal tersebut.

Lebih mengerikan lagi, Pence berpidato membawa-bawa klaim agama untuk memuluskan rencana pemindahan kedutaan AS di Tel Aviv tersebut ke Yerusalem.

“Wacana mesianis Pence adalah hadiah untuk ekstremis, sekaligus membuktikan bahwa pemerintah AS adalah bagian dari masalah, bukan mencari solusi,” kata Kepala Perundingan untuk Otoritas Palestina, Saeb Erekat.

Retorika mesinis Pence dinilai telah menghancurkan dasar-dasar perdamaian yang diupayakan selama ini, khususnya bagi Israel dan Palestina.

Parahnya, Pence juga secara tidak langsung dinilai telah memantik perang agama di Timur Tengah. (red)

Baca Juga:  Fokdem Dukung Boikot Produk Amerika Serikat di Indonesia

Editor: Redaktur

Loading...

Terpopuler