Connect with us

Mancanegara

Penampakan Sistem Pertahanan S-300 Rusia di Libya

Published

on

Penampakan sistem pertahanan S-300 Rusia di Libya

Penampakan sistem pertahanan S-300 Rusia di Libya/Foto: en.topcor.ru

NUSANTARANEWS.CO, Tripoli –Penampakan sistem pertahanan S-300 Rusia di Libya. Baru-baru ini, sistem pertahanan udara S-300 Rusia terlihat di timur kota Sirte yang strategis, di wilayah yang dikendalikan oleh detasemen Khalifa Haftar, lapor Al-Masdar News. Sementara menurut media lokal, Rusia tampaknya telah mengerahkan dukungan bagi pasukan Libyan National Army (LNA) pimpinan Field Marshal Khalifa Haftar untuk melawan militer Turki dan proksi-proksinya, Rabu (5/8).

Berdasarkan foto-foto yang beredar secara online, terlihat penampakan yang diduga merupakan radar 96L6E Cheese Board dan transporter erector launcher (TEL) yang mirip digunakan pada sistem pertahanan udara S-300 dan S-400 Rusia. Radar peringatan dini ini memiliki jangkauan 300 km dan dapat melacak hingga 100 target secara bersamaan.

Menurut beberapa sumber Arab yang belum dikonfirmasi melaporkan bahwa, sistem pertahanan S-300 Rusia telah dikerahkan di Libya pada bulan lalu. Sementara sekutu LNA, Mesir juga mengoperasikan varian sistem yang berbeda di dekat Ras Lanuf yakni sistem pertahanan udara S-300VM Antey-2500.

Secara khusus, gambar radar juga terlihat mirip dengan sistem pertahanan udara Khordad-15 buatan Iran, yang digunakan pada tahun 2019 untuk menembak jatuh drone pengintai RQ-4A Global Hawk Amerika Serikat (AS) di atas Selat Hormuz. Bagaimanapun, jika salah satu dari versi ini dikonfirmasi, itu akan menjadi kabar baruk bagi Turki.

Kabar penerbangan pesawat angkut Rusia An-124 yang kedua ke Libya dengan nomor yang sama RA-82013 dari Novosibirsk – semakin menguatkan dugaan itu karena hanya An-124 yang mampu mengangkut komponen sistem pertahanan udara tersebut menurut laman en.topcor.ru. Penerbangan juga dikabarkan menghindari wilayah udara Turki – dengan rute Laut Kaspia, Iran, Irak, dan Suriah.

Baca Juga:  Rawan Prostitusi Terselubung, Ansor Tolak Berdirinya Rumah Musik di Eks Dolly dan Jarak

Sementara itu, mobilisasi pasukan Angkatan Bersenjata Turki, tentara bayaran Suriah pro-Turki, dan pasukan GNA untuk menyerang Sirte tampaknya tertahan karena pengerahan Angkatan Bersenjata Mesir yang telah bersiaga penuh di perbatasan.

Meski begitu, bentrokan sporadis terus berlangsung di garis depan di sebelah barat Sirte, baik tembakan artileri maupun serangan udara.  (Banyu)

Loading...

Terpopuler