Connect with us

Politik

PENA ’98 Serukan Pembersihan Kampus dari Gerakan Anti Pancasila

Published

on

Aksi HTI di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (ilustrasi). Foto: Istimewa

NusantaraNews.co, Jakarta – Presidium PENA ’98 Aznil menegaskan bahwa, jika kampus-kampus sudah dikuasai oleh kelompok anti Pancasila, kemudian menyebarkan faham khilafah, maka keberadaan NKRI hanya menunggu hitungan waktu.

“Sebelum Indonesia terpecah-belah, sebelum Indonesia tinggal sejarah, mari bersihkan kampus-kampus dari gerakan anti Pancasila yang memakai topeng gerakan Islam,” tegas Aznil melaui pesan WhatsAppnya kepada Redaksi nusantaraNews.co, Jumat (8/9/2017) .

Aznil menyatakan, nagi Rektor-Rektor perguruan tinggi di Sumatera Barat ingin bergabung dengan Aksi Kebangsaan Melawan Radikalisme Bersama Presiden RI pada 25-26 September 2017 di Bali dalam deklarasi Bangsa Indonesia Menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Kami Pospera Sumbar siap memfasilitasinya,” kata Aznil yang juga menjadi Pembina Pospera Sumbar.

Pewarta/Editor: Ach. Sulaiman

Loading...
Advertisement

Terbaru

Advertisement

Terpopuler