Connect with us

Politik

Pemuda Madani: Hanya Prabowo-Din atau Prabowo-UAS yang Mampu Imbangi Jokowi-Ma’ruf

Published

on

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Setelah Joko Widodo mengumumkan calon wakil presidennya, peta pertarungan semakin jelas.  Jokowi telah memilih KH Ma’ruf Amin sebagai pendampingnya. Tinggal menanti keputusan Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN sebagai empat parpol tersisa yang belum menentukan siapa sosok capres dan cawapres yang akan diusung menyambut Pilpres 2019.

Sembilan parpol lainnya telah mendeklarasikan pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin. Mereka yang tergabung dalam koalisi ini di antaranya PDIP, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo dan PSI.

Menanggapi deklarasi koalisi kerja yang dibacakan langsung oleh presiden di Jakarta, Ketua Umum Komunitas Pemuda Madani Furqan Jurdi menilai Jokowi telah mengeluarkan strategi dan jurusnya yang terakhir dalam mencari dan menelaah perkembangan dinamika tarik ulur pencarian calon presiden.

“Jokowi sudah membuka selebar-lebarnya peta pertarungan, dan tinggal bagaimana Prabowo mencari lawan yang bisa mengimbangi Kiyai Ma’ruf Amin,” kata Furqan Jurdi, Jakarta, Kamis (9/8).

Menurut Furqan, hanya ada dua nama yang memungkinkan untuk melawan kekuatan dan koalisi petahana yaakni KH Din Syamsuddin dan Ustadz Abdul Somad.

“Bagi saya kalau Pak Prabowo salah memilih maka ia akan lewat. Dan yang di cari adalah tokoh yang represetatif bagi ummat. Dan hanya ada dua kekuatan yang mempunyai kemampuan untuk mengambil suara ummat, yaitu KH. Din Syamsuddin dan Ustadz Abdul Somad. Dua nama ini memiliki kekuatan dari akar rumput dan bisa diterima oleh semua pihak,” jelasnya.

“Kalau dua pilihan ini di ambil, maka kami akan berjuang sampai titik darah penghabisan untuk memenangkan Prabowo-Din atau Prabowo-UAS,” tambahnya. (bya/ani)

Editor: Banyu Asqalani

Advertisement

Terpopuler