MancanegaraPolitik

Pemilu Timor Leste Memilih Anggota Parlemen Baru

NUSANTARANEWS.CO, Dili – Pemilu Timor Leste Memilih Anggota Parlemen Baru. Timor Leste kembali melakukan pemilihan umum (pemilu) untuk menentukan anggota parlemen terbaru mereka, di tengah kesulitan ekonomi karena menipisnya cadangan minyak. Saat ini Timor Leste sedang menghadapi masalah besar karena separuh penduduknya hidup dalam kemiskinan, di mana pemerintah sedang berjuang untuk memperbaiki mata pencaharian 1,2 juta warganya.

Pemerintah Timor Leste juga di tuntut untuk mendiversifikasi ekonomi agar tidak terlalu tergantung pada minyak. Pemilu parlemen kali ini digelar di tengah Timor Leste menghadapi tantangan menipisnya cadangan minyak bumi, di mana pemerintah Timor Leste sedang berjuang untuk menyelesaikan perdebatan panjang dengan Australia soal sektor energi.

Pemilihan parlemen Timor Leste akan menentukan calon perdana menteri. Di mana perdana menteri, yang dipilih oleh partai pemenang atau koalisi partai-partai di Parlemen akan menjalankan pemerintahan.

Seperti diketahui Kepala Negara Republik Timor Leste adalah seorang presiden, yang dipilih secara langsung dengan masa bakti 5 tahun. Meskipun fungsinya hanya seremonial, namun presiden memiliki hak veto undang-undang. Sedangkan Perdana Menteri dipilih dari pemilihan multi partai dan ditunjuk oleh partai mayoritas atau sebuah koalisi mayoritas. Dan sebagai kepala pemerintahan, Perdana Menteri mengepalai Dewan Menteri atau Kabinet dalam Kabinet Pemerintahan.

Baca Juga:  Punya Perda Ponpes, Perhatian Pemprov di Jawa Timur Untuk Ponpes Kurang

Parlemen Timor Leste hanya terdiri dari satu kamar saja dan disebut Parlamento Nacional. Anggotanya dipilih untuk masa jabatan selama lima tahun. Jumlah kursi di parlemen antara 52 dan 65 tetapi saat ini berjumlah 65. Undang-Undang Dasar Timor Leste didasarkan konstitusi Portugal. (Aya)

Editor: Ereic Dieda

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

No Content Available