Connect with us

Hankam

Pemerintahan Jokowi Hadapi Tantangan Berat di Bidang Politik Keamanan

Published

on

peta jalur sutra dan jalur sutra maritim China (Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO – Pengamat Politik Network for South East Asian Studies (NSEAS), Muchtar Effendi Harahap menilai Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan berat di bidang politik keamanan seperti konflik di Marawi, Rohingya, Laut China Selatan, dan lain-lain.

Sebagaimana diketahui, Indonesia memiliki perbatasan maritim dengan 10 negara. Antara lain India, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Palau, Papua Nugini, Australia, Timor Leste.

Sementara untuk perbatasan darat, Indonesia berhadapan dengan 3 negara yakni Papua Nugini, Malaysia dan Timor Leste. “Di era Presiden SBY telah selesai penetapan batas darat dengan Papua, sementara dengan Timor Leste dan Malaysia hanya sebagian besar.”

“Urusan politik keamanan ini jelas lebih susah untuk cari penyelesaian ketimbang urusan ekonomi,” kata Muchtar dikutip dari keterangan tertulisnya.

Muchtar melihat telah terjadi kevakuman kepemimpinan di ASEAN saat ini. Pasalnya, kata dia, Indonesia sebagai negara dengan kepemimpinan yang diakui secara alami, kurang mampu merepresentasikan ASEAN dalam forum-forum multilateral.

“Jokowi tidak menjadikan ASEAN sebagai pijakan utama dalam politik luar negeri. Jokowi tidak menempatkan ASEAN sebagai prioritas dalam politik luar negeri Indonesia,” sambungnya. (*)

Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler