Connect with us

Ekonomi

Pemerintah Madiun Bekerjasama Wujudkan Ketahanan Pangan

Published

on

pemerintah madiun, bekerjasama, ketahanan pangan, nusantaranews

Pemerintah Madiun bekerjasama wujudkan ketahanan pangan. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, MadiunPemerintah Madiun bekerjasama wujudkan ketahanan pangan. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Madiun Edy Bintardjo mengajak seluruh jajaran pejabat di daerah Madiun bekerjasama terkait serapan gabah 2019. Menurutnya, kerjasama tersebut dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan.

“Dalam setahun Kabupaten Madiun hanya mencapai target kurang lebih 1 persen. Hal ini sanggat kurang sekali, sehingga kita harus meningkatkan ketahanan pangan dan harus ada stock yang sangat memadahi,” ungkap Edy, Madiun, Rabu (13/2/2019).

Baca juga: Sulap Lahan Tidur Jadi Ladang Produktif, Kodim Nunukan Panen Apresiasi

Edy menuturkan pihaknya menjajaki kerjasama dengan Kodim 0803 Madiun dalam misi tersebut. “Mari kita tingkatkan kerjasama antara Kodim 0803 Madiun dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan,” serunya.

Sementara itu, Dandim Madiun LEtkol Czi Nur Alam Sucipto pada kesempatan sama mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan dan melaksanakan pendampingan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan.

“Di Indonesia sudah melaksanakan cipta tanah yang memanfaatkan lahan yang kurang produktif menjadi produktif dengan didukung Pemerintah dengan program transmigrasi yang akan meningkatkan lahan pertanian kita,” terangnya.

Baca juga: Kodim Nunukan Buktikan Keberhasilanya Mengolah Lahan Tidur Menjadi Ladang Cabai Siap Panen

Dia menambahkan target penyerapan gabah di Kabupaten Madiun harus meningkat dengan terbentuknya kerjasama dari TNI dengan Bulog didukung dari Gapok Tan dan Pok Tan.

“Kita berharap bisa menyimpan 10 persen dari hasil lokal Kabupaten Madiun, hasil gabah di Madiun jangan sampai keluar dari madiun dengan harapan kita bisa kelola sendiri sehingga pengusaha penggilingan di Madiun bisa bekerja dan memproduksi sendiri, sehingga gudang Bulog tidak kosong harga stabil dan harga bisa terjangkau,” ujarnya.

Pertemuan Koordinasi Sergab dihadiri, Dandim Madiun, Edy Bintardjo, Lilin Sarifah, Sugeng Hardono, Mantri Pertanian Tingkat Kecamatan se-Madiun, jajaran Danramil Madiun dan mitra kerja Bulog pengusaha beras Madiun.

(gdn/wbn)

Editor: Gendon Wibisono

Terpopuler