Connect with us

Hukum

Pemerintah Harus Lindungi TKI Agar Tak Dimanfaatkan Mafia Narkoba

Published

on

Anggota Komisi IX Saleh Partaonan Daulay/Foto nusantaranews

Anggota Komisi IX Saleh Partaonan Daulay/Foto nusantaranews (Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO – Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mengungkapkan bahwa Pemerintah harus memberikan perhatian khusus kepada para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang banyak yang dijadikan sebagai kurir narkoba.

Pasalnya, menurut Saleh, data terakhir menunjukkan ada 36 orang TKI yang saat ini ditahan di Hongkong terkait kasus narkoba. “Terlibat dalam bisnis dan pemakaian narkoba adalah kejahatan serius. Jika TKI kita tidak dilindungi dan diproteksi, bisa saja mereka akan menjadi sasaran empuk para mafia narkoba kelas internasional. Ini betul-betul sangat berbahaya”, ungkapnya seperti dikutip dari siaran pers, Jakarta, Jum’at, (12/8/2016).

Saleh mengatakan, sebagaimana di Indonesia, hukuman terhadap pengedar dan pemakai narkoba sangat berat. Tentu di negara lain pun hukuman seperti itu diberlakukan. Jangan sampai, lanjutnya, pemerintah suatu waktu kehabisan energi untuk melindungi agar TKI tidak sampai dihukum berat.

“Selama ini, kita hanya bisa teriak kencang kalau ada TKI yang mau dihukum gantung. Sementara, upaya untuk melindungi mereka agar tidak sampai kena hukuman seperti itu masih sangat kurang”, tuturnya.

Oleh karena itu, Saleh menambahkan, pemerintah harus melakukan upaya konkrit agar TKI kita tidak semakin banyak yang dimanfaatkan mafia narkoba.

“Perlu dirumuskan langkah-langkah antisipatif. Termasuk, mengawal TKI kita yang habis izin dan masa tinggalnya. Disamping itu, mengawal para TKI yang hendak kembali ke tanah air,” kata politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu. (Deni)

Loading...

Terpopuler