Connect with us

Lintas Nusa

Pemerintah Buka Lowongan CPNS 2019, Nasib Honorer K 2 di Jatim Terkatung-katung

Published

on

ketua PHK2I Jatim Eko Mardiono

Ketua PHK2I Jatim Eko Mardiono. (Foto: Setya W/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Perkumpulan Honorer Kategori 2 Indonesia (PHK2I) Jatim meminta kejelasan nasibnya  karena sampai saat belum mendapat perhatian dari pemerintah. Terlebih jelang proses rekrutmen CPNS 2019 yang segera bergulir. Ironisnya, keberadaan honorer K 2 semula diakui oleh negara sesuai dengan PP No 48 tahun 2005, namun saat ini malah diperhatikan oleh pemerintah.

“Honorer K 2 ini adalah honorer yang usianya di atas 35 tahun dengan masa kerja puluhan tahun. Sejak adanya UU ASN honorer K 2 tercecer dan belum ada penanganan dari pemerintah,” ungkap ketua PHK2I Jatim Eko Mardiono saat ditemui di DPRD Jatim, Kamis (7/11/2019).

Dikatakan oleh Eko,dalam penerimaan CPNS tahun 2019, ternyata tak ada kuota bagi honorer K 2.

”Kalau tahun lalu honorer K 2 sudah diterima oleh pemerintah dari jumlah 349 ribu yang rata-rata berusia 35 tahun. Sedangkan kami yang berusia diatas 35 tahun belum diangkat sebagai ASN. Oleh sebab itu, kami yang di Jatim berjumlah 10 ribu orang berharap dalam rekrutmen CPNS 2019 diusulkan menjadi ASN. Kami mengabdi sudah puluhan tahun,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Eko, yang menghalangi honorer K 2 menjadi ASN adalah UU ASN itu sendiri.

”Pada tahun 2005 seharusnya sesuai dengan aturan PP No 48 tahun 2005 tak melakukan rekrutmen. Namun, karena kebutuhan, pemerintah sering melakukan rekrutmen. Mirisnya lagi disaat pemerintah rajin lakukan rekrutmen, kami yang honorer senior ini tak tersentuh sama sekali untuk diangkat menjadi ASN,” terangnya.

Eko menambahkan pihaknya berharap pihak Komisi E DPRD Jatim menyuarakan aspirasi honorer K 2 ke pemerintah mengingat nasib honorer K 2 menjadi terkatung-katung.

“Kami minta advokasi dari Komisi E DPRD Jatim untuk menyuarakan ke pusat agar nasib kami diperhatikan pemerintah,” tutupnya.

Baca Juga:  Impor, Pemerintah Dinilai Gagal Kendalikan Pasokan Ikan

Pewarta: Setya W

Terpopuler